Breaking News:

Berita Trenggalek

Kontraktor Pelaksana Proyek Bendungan Bagong Trenggalek Siap Tanggung Jawab Dampak Peledakan Tebing

Kontraktor pelaksana proyek Bendungan Bagong Trenggalek siap bertanggung jawab atas dampak peledakan tebing, yang merusak rumah warga.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Dwi Prastika

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Aflahul Abidin

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Kontraktor pelaksana proyek pembangunan Bendungan Bagong di Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, siap bertanggung jawab atas dampak peledakan tebing yang merusak rumah warga.

Humas PT PP Jatiwangi KSO Proyek Bendungan Bagong Paket 2, Mashudi menjelaskan, pihaknya akan menanggung biaya kerugian materiil dan psikis atas kejadian yang berlangsung pada Sabtu (7/8/2021) itu.

Pada Minggu (8/8/2021), pihak kontraktor pelaksana menggelar pertemuan dengan pihak desa dan perangkat dusun terdampak peledakan tebing proyek pembangunan Bendungan Bagong. Pertemuan juga dihadiri perwakilan dari kepolisian dan TNI.

“Kami sampaikan di awal, kami siap bertanggung jawab atas kerugian materiil. Kami akan terjun ke lapangan dan (melihat) tingkat kerusakannya bagaimana,” ujar Mashudi.

Pihak kontraktor pelaksana juga akan menghitung biaya pengganti atas kerugian warga. Soal biaya penggantian itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan warga sekitar lokasi.

Selain kerugian materiil, pihak kontraktor pelaksana juga akan menanggung biaya psikis salah seorang warga terdampak.

“Ada satu warga, Mbah Katinem yang kondisinya takut dengan suara. Saya sempat bertemu dan berkomunikasi, beliau memang sudah lanjut usia. Kami akan tinjau kembali secara psikis, kalau perlu perawatan untuk psikisnya, kami siapkan,” sambung Mashudi.

Baca juga: Tenaga Kesehatan di Trenggalek Segera Terima Vaksin Booster, Dinas Kesehatan: Dalam Hitungan Hari

Sementara itu, Kepala Desa Semurup Budianto menjelaskan, ada beberapa rumah yang rusak akibat peledakan tebing proyek pembangunan Bendungan Bagong.

Peledakan tebing berada di lahan Desa Sengon, Kecamatan Bendungan. Namun, lemparan material akibat ledakan sampai ke rumah warga di Desa Sumurup, Kecamatan Bendungan. Lokasi persisnya di RT/RW 13/5.

“Laporan yang saya terima dari warga, ada sembilan rumah warga yang rusak sedang, ada sebelas rusak ringan, satu tempat ibadah rusak ringan, ada satu orang yang mungkin bisa dikatakan syok,” kata Budianto.

Budianto mengaku telah datang ke lokasi untuk melihat dampak peledakan tebing itu. Pihaknya juga hadir dalam pertemuan bersama pihak kontraktor pelaksana untuk menanyakan langkah-langkah yang akan diambil terkait persoalan itu.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved