Breaking News:

Berita Nganjuk

DPRD Nganjuk Desak Distribusi Pupuk Bersubsidi Dipercepat untuk Penuhi Kebutuhan Pertanian

DPRD Kabupaten Nganjuk desak Dinas Pertanian secepatnya mendistribusikan pupuk bersubsidi untuk petani.

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Ndaru Wijayanto
surya/davidyohanes
ILUSTRASI - Pengiriman paket pupuk bersubsidi 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Achmad Amru Muiz

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - DPRD Kabupaten Nganjuk desak Dinas Pertanian secepatnya mendistribusikan pupuk bersubsidi untuk petani.

Ini setelah petani di Kabupaten Nganjuk sedang membutuhkan pupuk bersubsidi untuk tanaman Pertanianya.

Ketua Komisi 2 DPRD Kabupaten Nganjuk, Bashori menjelaskan, kebutunan pupuk bersubsidi oleh petani sekarang ini sudah tidak bisa ditunda.

Bahkan, akibat pupuk bersubsidi sulit didapat sudah mulai banyak petani di Kabupaten Nganjuk yang kesulitan mempertahankan tanaman pertanianya tetap tumbuh maksimal.

"Kondisi tanaman petani yang kurang pupuk itu seharusnya tidak terjadi apabila pendistribusian pupuk bersubsidi dilakukan dengan cepat dan kontinyu," kata Bashori usai rapat kerja dengan Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk, Senin (9/8/2021).

Dijelaskan Bashori, sejak awal alokasi pupuk bersubsidi untuk Kabupaten Nganjuk diketahui dikurangi hingga 50 persen. Namun pengurangai kuota pupuk bersubsidi tersebut tidak harus diikuti dengan penyaluran yang tertunda kepada petani.

"Berapapun pupuk bersubsidi sebenarnya akan bisa diterima petani asalkan ada pasokan. Kalau terlambat pasokanya itu yang membuat petani merana," ucap Bashori.

Oleh karena itu, tambah Bashori, pihaknya bersama anggota Komisi 2 DPRD Nganjuk telah meminta kepada Dinas Pertanian secepatnya mendistribusikan pupuk bersubsidi berapapun kuotanya.

Dimana pupuk bersubsidi tersebut bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh petani untuk pertanianya.

"Dan kalaupun terjadi kekurangan pupuk maka petani bisa membeli kekurangan pupuk non subsidi tetapi sudah tidak terlalu banyak kebutuhanya," ucap Bashori.

Sementara Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk, Judi Ernanto melalui surat keputusanya telah melakukan perubahan re-alokasi kedua kebutuhan pupuk bersubsidi untuk sektor pertanian Kabupaten Nganjuk tahun anggaran 2021.

Re-alokasi pupuk bersubsidi tersebut dilakukan antar Kecamatan dalam rangka penyesuaian kuota.

"Re-alokasi pupuk bersubsidi di Kabupaten Nganjuk tersebut dilakukan sesuai dengan peraturan yang ada, dan dimungkinkan kuota pupuk bersubsidi di masing-masing wilayah kurang mencukupi kebutuhan para petani karena adanya penurunan alokasi dari Pemerintah Pusat," tutur Judi Ernanto.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved