Breaking News:

Berita Pasuruan

PN Bangil Akan Cabut Surat Keterangan Tidak Pernah Dipidana untuk Cakades, Akui Ada Kekeliruan

Ketua PN Bangil AFS Dewantoro mengaku akan mencabut surat keterangan tidak pernah dipidana untuk calon kepala desa (cakades), Misyanto...

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Ndaru Wijayanto
SURYA/GALIH LINTARTIKA
Ketua PN Bangil AFS Dewantoro saat menunjukkan salinan putusan Misyanto yang terbukti bersalah melakukan ilegal logging. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Galih Lintartika

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Ketua Pengadilan Negeri (PN) Bangil AFS Dewantoro mengaku akan mencabut surat keterangan tidak pernah dipidana untuk calon kepala desa (cakades), Misyanto. Dia menyapaikan ada kekeliruan yang terjadi.

Menurutnya, dari hasil penelusuran, Misyanto ini pernah berurusan dengan hukum. Yang bersangkutan pernah dipidana atas kasus ilegal logging.

"Iya memang ada kekeliruan. Kami masih menunggu salinan SKCK yang katanya sudah diperbaiki oleh pihak polres," kata AFS Dewantoro, Senin (9/8/2021).

Menurutnya, dasar penerbitan surat tidak pernah dipidana itu berawal dari SKCK. Jadi, untuk kasus kemarin, ia menyebut, pihaknya berdasarkan SKCK yang dikeluarkan oleh Polres Pasuruan.

"Jadi dasarnya SKCK. Kemarin kami melihat, SKCKnya berbunyi tidak pernah melakukan tindak kejahatan. Makanya, kami langsung terbitkan surat keterangan itu," lanjut dia.

Ia mengaku tidak akan membuka data ketika SKCK Tidak menerangkan pernah melakukan tindak kriminal.

Semisal itu dicantumkan, maka pihaknya akan membuka data yang memuat salinan putusan.

"Ini akan kami perbaiki, tapi menunggu salinan SKCK yang baru dari Polres. Kami bisa cabut jika memang ada kekeliruan yang ditemukan seperti ini," lanjut Ketua Pengadilan.

Terpisah, Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan Rudi Hartono meminta Polres Pasuruan dan PN Bangil untuk tidak teledor dan lebih hati-hati.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved