Breaking News:

Berita Pasuruan

Pasien Covid-19 Isoman di Pos Kamling Tak Dievakuasi, Partai NasDem Kabupaten Pasuruan Prihatin

Tim Satgas Covid-19 Kecamatan Pandaan temui warga isolasi mandiri di Pos Kamling cuma untuk klarifikasi. Pasien tak dievakuasi ke tempat isoter.

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Hefty Suud
TribunJatim.com/Galih Lintartika
KONTROVERSI - Niryono saat mendapatkan paket makan untuk pasien isoman dari relawan NasDem. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Galih Lintartika

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Tim Satgas Covid-19 Kecamatan Pandaan bereaksi atas pemberitaan seorang warga yang tengah menjalani isolasi mandiri (isoman) di Pos Kamling.

Satgas Pandaan berang atas pemberitaan itu, lalu turun dan menemui pasien yang diketahui bernama Niryono warga Plintahan tersebut.

Anehnya, Satgas Covid-19 justru tidak mengevakuasi pasien isoman tersebut dipindahkan ke tempat isolasi terpadu (isoter).

Satgas seolah-olah hanya ingin mengklarifikasi pemberitaan pasien isoman di pos kamling semata, tanpa memikirkan nasib pasien itu sendiri.

Pasien isoman tetap bertahan di rumahnya sendiri. Bahkan, kabar terbaru, dua anaknya dinyatakan positif virus Corona ( Covid-19 ). Dugaan kuat, karena tidak tertangani.

Bahkan, satgas membuat video pengakuan dari Niryono alias Munir yang menyatakan tidak apa-apa. Dugaan kuat, ada tekanan yang dialami Niryono saat video itu dibuat.

Baca juga: Pantau Kesehatan Pasien Covid-19 Isoman, IDI Kabupaten Sampang Buka Layanan Konsultasi Via WhatsApp

Menyikapi hal itu, Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Pasuruan, Joko Cahyono mengaku prihatin atas cara-cara represif Satgas Covid-19.

Ia menyebut, menyikapi pasien isoman yang di pos kamling, satgas bisa menggunakan kepala dingin dan lebih bijaksana.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved