Berita Pasuruan

Pasien Covid-19 Isoman di Pos Kamling Tak Dievakuasi, Partai NasDem Kabupaten Pasuruan Prihatin

Tim Satgas Covid-19 Kecamatan Pandaan temui warga isolasi mandiri di Pos Kamling cuma untuk klarifikasi. Pasien tak dievakuasi ke tempat isoter.

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Hefty Suud
TribunJatim.com/Galih Lintartika
KONTROVERSI - Niryono saat mendapatkan paket makan untuk pasien isoman dari relawan NasDem. 

Pemberian bantuan nasi kotak ini sebagai bentuk kepedulian terhadap pasien yang tidak terjangkau penanganan Tim Satgas Covid-19

"Niryono itu pasien yang positif, termasuk anak-anaknya. Seharusnya dia mendapat perhatian dan penanganan dari Satgas Covid-19 agar dia sembuh dan pulih dari Covid-19," papar dia.

Baca juga: Pemkot Pasuruan Bebaskan Denda PBB, Kebijakan Spesial Menyambut HUT Kemerdekaan RI Ke-76

Ia mendesak pihak - pihak yang datang memaksa  membuat pengakuan palsu, dilakukan tracing dan swab.

Karena ia berinteraksi langsung dan tanpa batas dengan penderita virus Corona ( Covid-19 ). 

"Sampai hari ini, yang bersangkutan masih positif Covid-19. Jadi, alangkah baiknya, pihak - pihak yang konfirmasi kemarin ke Niryono ditracing, karena baru saja kontak erat dengan pasien Covid-19," terangnya.

Camat Pandaan Yudianto, hingga saat ini belum mengetahui apakah Niryono positif atau negatif Covid-19.

Dia justru baru tahu setelah hasil tes swab antigen Niryono positif viral di media sosial.

"Persoalan itu sudah selesai. Wis beres. Nanti kita telusuri lagi hasilnya. Saya tidak tahu apakah Munir dipaksa atau tidak untuk membuat video itu, karena saya tidak ikut ke lokasi," kata Camat. 

Berita tentang Pasuruan

Berita tentang virus Corona

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved