Berita Pasuruan

Siasat Pria 41 di Pasuruan Nekat Palsukan Surat Pemeriksaan Covid untuk Hindari Panggilan Penyidik

Moch Abdul Chalim ditangkap Satreskrim Polres Pasuruan terkait dugaan pembuatan surat keterangan laboratorium palsu

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Galih Lintartika
Moch Abdul Chalim diamankan Satreskrim Polres Pasuruan. 

"Dari situlah,penyidik curiga. Asumsi penyidik, satu bulan harusnya tersangka sudah sembuh, tapi tersangka tetap mengirimkan surat laboratorium itu," paparnya.

Menurut Kasat, penyidik langsung mendatangi RSUD Grati dan mempertanyakan keaslian dokumen itu. Pihak rumah sakit memastikan tersangka ini sudah sembuh.

"Setelah kami cek, kami temukan perbedaan yang signifikan. Dan ternyata, surat tersangka ini hasil scan bukan asli," tandasnya.

Adhi, sapaan akrab Kasatreskrim Polres Pasuruan ini menyebut, penyidik langsung melakukan pengembangan dan menangkap tersangka.

"Tersangka kami tangkap di rumahnya saat malam hari. Mulai pagi sampai malam , tersangka ini berkeliling dan tidak pernah ada di rumah," jelasnya.

Kasat menyebut, saat ditangkap, tersangka mengakui perbuatannya. Dia mengaku memang mengubah tanggal pemeriksaan laboratorium.

Setelah itu discan, dan dicetak ulang. Menurut Kasat, hasil palsu itulah yang dikirim untuk mengelabuhi penyidik dan menghindari pemeriksaan.

"Dia dibantu oleh salah satu warnet. Sementara, penjaga warnetnya masih berstatus saksi. Kasus ini masih akan kami dalami lagi," tambah dia. 

Dalam kasus ini, Korps Bhayangkara berhasil mengamankan barang bukti satu unit PC Komputer, satu unit Hp, dan satu unit mesin print.

Tersangka dijerat dengan pasal 263 ayat (1) dan atau pasal 263 ayat (2) KUHP tentang tindak pidana pembuatan surat palsu. (lih)

Kumpulan berita Pasuruan terkini
 

--

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved