Breaking News:

Berita Surabaya

Syarat Vaksinasi Covid-19 dan Batasan Pengunjung Masih Jadi Kendala Perbaikan Kinerja Mall Surabaya

Syarat vaksinasi Covid-19 dan batasan pengunjung masih jadi kendala perbaikan kinerja mall di masa PPKM di Surabaya.

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Sugiharto
Pengunjung melakukan scan barcode menggunkaan aplikasi PeduliLindungi yang terpasang di phonecell mereka di Pakuwon Mall Surabaya sebagai syarat masuk mall, Selasa (10/8/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sri Handi Lestari

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Tenant-tenant di mall Surabaya mulai mendapat relaksasi untuk kembali buka pada Selasa (10/8/2021).

Hal ini disambut baik Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Jawa Timur, Sutandi Purnomosidi.

Ia meminta semua tenant untuk memanfaatkan relaksasi ini agar ekonomi kembali bergerak.

"Meski masih ada batasan, silakan dimanfaatkan. Mayoritas para pekerja tenant yang sudah hampir satu bulan tidak bekerja selama adanya PPKM Darurat, silakan dipekerjakan lagi," kata Sutandi saat ditemui di Pakuwon Mall Surabaya, Selasa (10/8/2021).

Lebih lanjut, Sutandi mengatakan, selama PPKM Darurat, mall tetap buka tapi hanya untuk tenant supermarket, toko farmasi dan food and beverage (F &B) dengan melayani take away (dibawa pulang).

"Dan mereka seperti buah simalakama. Tetap buka tapi karena pengunjung tidak ada, penjualan hanya sekitar 10 persen, dan itu sangat berat," jelas Sutandi, yang juga menjabat sebagai Direktur Marketing Pakuwon Group tersebut.

Karena itu, dengan relaksasi ini, pihaknya telah membuka kembali mall meski ada aturan pembatasan jumlah pengunjung yang hanya 25 persen dari kapasitas.

"Hal ini tentunya belum bisa mengangkat kinerja mall yang jeblok mulai awal Juli 2021 lalu. Kendala lainnya adalah aturan pengunjung mall yang harus sudah vaksinasi Covid-19 (virus Corona)," ungkap Sutandi.

Hal ini tentunya menjadi tantangan tersendiri, mengingat masih banyak warga yang belum mendapatkan vaksin. Terutama akibat tidak adanya dosis vaksin untuk mereka.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved