Breaking News:

Berita Mojokerto

Kasus Virus Corona Melandai, Permintaan Tempat Observasi di Gedung Diklat Kota Mojokerto Menurun

Dinkes Kota Mojokerto mencatat penurunan terkait permintaan Tempat Observasi Covid-19. Menjadi tanda bahwa kasus virus Corona melandai.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Hefty Suud
TribunJatim.com/Mohammad Romadoni
Suasana tempat observasi Covid-19 di Gedung Diklat, Jalan Sekarputih, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Rabu (11/8/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mohamamd Romadoni

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Mojokerto mencatat penurunan terkait permintaan Tempat Observasi Covid-19 di Gedung Diklat Jalan Sekarputih, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto.

Adanya penurunan permintaan observasi di Gedung Diklat ini menjadi tanda bahwa kasus virus Corona (  Covid-19 ) di Kota Mojokerto mulai melandai.

Kasi Pelayanan Medik Dinkes (P2KB) Kota Mojokerto mengatakan, ketersediaan ruangan observasi Covid-19 gedung Diklat dengan kapasitas maksimal 25-29 Tempat Tidur (TT) yang sebelumnya Overloud kini mulai menurun sejak sepekan ini.

Baca juga: Dokter Palsu Keliling Desa di Mojokerto Diringkus, Pelaku Ternyata Lulusan SMK Jurusan Elektronika

"Iya, sudah mulai ada penurunan observasi Covid-19 di Gedung Diklat itu karena kasusnya (Covid-19) di Kota Mojokerto melandai termasuk permintaan perawatan kasus Covid-19 di UGD rumah sakit juga turun," ungkapnya saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler, Rabu (11/8/2021).

Menurut dia, mereka yang menjalani isolasi di Gedung Diklat akibat terpapar Covid-19 mayoritas gejala ringan (OTG).

Setidaknya, ada empat anak-anak dan balita bersama keluarganya masih menjalani isolasi di gedung tersebut.

"Rata-rata yang dirawat di Gedung Diklat ini terpapar Covid-19 tanpa gejala dan gejala ringan jika sudah gejala sedang hingga berat dirujuk ke rumah sakit," jelasnya.

Baca juga: 2.800 Nakes di Kota Mojokerto Akan Jalani Vaksin Covid-19 Dosis Ketiga

Berdasarkan pengamatan di lokasi tampak sejumlah orang yang terpapar Covid-19 tanpa gejala dan ringan ini beraktivitas di dalam Gedung Diklat.

Informasinya, kurang lebih 20 orang masih menjalani isolasi.

"Terjadi penurunan permintaan observasi Covid-19 di Gedung Diklat nyaris sama dengan observasi Covid-19 di Rusunawa Cinde semoga terus menurun dan kasus Covid-19 melandai," ucap Indah. 

Berita tentang Mojokerto

Berita tentang virus Corona

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved