Breaking News:

Berita Kabupaten Pasuruan

Kejari Bangil Mulai Bidik Calon Tersangka Kasus Dugaan Pemotongan BOP Madin dan Ponpes di Pasuruan

Terkait kasus dugaan pemotongan BOP madin dan ponpes di Kabupaten Pasuruan, Kejari Bangil mulai bidik calon tersangka.

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Galih Lintartika
Direktur PUSAKA Lujeng Sudarto (kiri), dan Kasi Pidsus Kejari Bangil Pasuruan, Denny Saputra (kanan), 2021. 

Menurut Denny, bisa dari kalangan FKDT, Kemenag atau pihak-pihak lain yang diduga kuat terlibat dalam pusaran pemotongan BOP tersebut.

"Yang jelas, calon tersangkannya lebih dari satu," urai Denny.

Denny mengimbau kepada seluruh saksi yang diperiksa dalam kasus BOP kooperatif dan membuka fakta hukum secara benar.

"Saya peringatkan, bagi pihak yang menghalangi langkah hukum akan ditindak," tandas dia.

Direktur Pusat Studi dan Advokasi Kebijakan (PUSAKA) Lujeng Sudarto meminta Kejari tidak perlu ragu untuk menahan para pihak atau lembaga yang ikut memotong atau menikmati uang hasil potongan BOP tersebut.

"Saya kira penjara masih cukup untuk menahan para-para pencuri uang negara tersebut. Kejaksaan harus menyeret para pihak yang ikut memotong, dan menikmati aliran uang hasil potongan BOP," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved