Pengamat Politik: Baliho Tokoh Diprediksi Masih Populer untuk Pilpres 2024

Pengamat politik: Baliho tokoh diprediksi masih populer untuk Pilpres 2024, kendati gempuran digital luar biasa.

Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Dwi Prastika
SURYA/FATIMATUZ ZAHROH
Pengamat Politik dari Universitas Trunojoyo Madura, Mochtar W Oetomo, Kamis (24/1/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Penggunaan baliho dalam kaitan konteks kontestasi Pilpres 2024 diyakini masih akan menjadi pilihan.

Kendati gempuran digital luar biasa, namun penggunaan baliho untuk menampilkan kandidat atau tokoh politik masih akan dianggap seksi oleh para politisi di tanah air.

Pengamat politik yang juga Direktur Surabaya Survey Center (SSC), Mochtar W Oetomo mengatakan, dalam beberapa riset dan survei, pengaruh baliho memang masih cukup populer dalam sebuah kontestasi.

"Dalam konteks Indonesia, beberapa kali kita melakukan survei dan riset, baliho cukup signifikan pengaruhnya," kata Mochtar kepada TribunJatim.com, Rabu (11/8/2021).

Mochtar berpandangan, hal itu cukup masuk akal, mengingat untuk memasang baliho dibutuhkan biaya serta akses.

Artinya, mereka yang memasang, memiliki niat untuk mengenalkan diri kepada publik.

Pemasangan baliho yang strategis tentu akan memantik perhatian.

"Sehingga, akan dipandang oleh publik," terangnya.

Mochtar mencoba membandingkan misalnya, dengan poster digital yang bertebaran di media sosial. Mengingat akses ke media sosial cenderung mudah dijangkau banyak orang.

Hal itu juga tentu berpengaruh pada siapa saja yang bisa memasang poster. Sehingga, ada luberan gambar di media sosial.

Menurut Mochtar, dalam kondisi demikian, maka poster yang disebar di sosial media cenderung tidak diperhatikan. Sebab, ada banyak gambar yang bisa dipasang oleh siapa saja.

Sekalipun demikian, Mochtar mengungkapkan jika baliho hanya berpengaruh pada tingkat popularitas saja.

Baca juga: Komentar Pengamat Politik Terkait Baliho Puan Maharani yang Bertebaran: Semacam Dramaturgi

Baliho yang dipasang dengan menampilkan tokoh tertentu diyakini hanya mampu efektif mendongkrak tingkat popularitas tokoh ke publik. Belum bisa secara langsung mengerek elektabilitas.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved