Remisi Umum

Terpidana Kasus Korupsi P2SEM dr I Komang Ivan Bernawan Dapat Remisi Umum

dr. I Komang Ivan Bernawan diusulkan mendapatkan remisi adalah narapidana kasus korupsi Program Penanganan Sosial Ekonomi Masyarakat (P2SEM).

Penulis: Samsul Arifin | Editor: Samsul Arifin
Humas Kemenmkumham Jatim
Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim, Krismono 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kakanwil Kemenkumham Jatim Krismono menyebutkan bahwa pengusulan remisi umum menindaklanjuti Surat Edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor: PAS- PK.01.05.06-705 Tanggal 17 Juni 2021.

Pihaknya telah mengusulkan 13.618 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan Anak Didik Pemasrakatan (ADP) untuk mendapatkan remisi umum 2021. Jumlah itu lebih dari separuh jumlah seluruh WBP dan ADP yang berstatus sebagai Narapidana di Jatim yaitu 21.742 orang.

“Jika ditambah tahanan, total WBP dan ADP di Jatim adalah 27.883 orang,” ungkap Krismono, Rabu, (11/8/2021).

Hampir 40% atau 5.289 orang yang mendapat remisi adalah WBP/ ADP yang terjerat perkara kriminal khusus. WBP/ ADP kasus narkotika masih mendominasi dengan 5.263 orang. Dilanjutkan dengan 20 orang WBP kasus korupsi.

Baca juga: Lebih dari Separuh Warga Binaan Pemasyarakatan di 39 Lapas dan Rutan di Jatim Dapat Remisi Umum

Nah, berdasarkan informasi yang didapatkan, salah satu WBP yang diusulkan mendapatkan remisi adalah narapidana kasus korupsi Program Penanganan Sosial Ekonomi Masyarakat (P2SEM).

Dia adalah dr. I Komang Ivan Bernawan yang merupakan asisten dari saksi kunci kasus tersebut, dr. Bagoes Soetjipto Soelyoadikoesoemo.

Sama seperti bosnya, sejak 2010, Komang Ivan diadili empat kali di tiga pengadilan negeri dan satu pengadilan tinggi. Vonisnya berbeda-beda. Namun, jika diakumulasi, total dia harus menjalani pidana selama 16 tahun penjara.

Selain itu, dia juga diwajibkan membayar denda Rp800 juta dan uang pengganti sebesar Rp372 juta. Sebenarnya, Komang Ivan baru bisa bebas pada Februari 2026.

Namun, sejak 2013, dia sudah 18 kali mendapatkan remisi. Baik remisi umum maupun remisi khusus dengan besaran yang bervariasi. Terakhir, dia diusulkan kembali mendapatkan remisi pada momen Hari Kemerdekaan RI 2021 ini.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved