Breaking News:

Berita Kesehatan

Cegah Kondisi Kurang Air saat Kehamilan, Ibu Hamil Dianjurkan Konsumsi Air 11 Gelas Sehari

Air memiliki peran yang sangat penting bagi tubuh, tak terkecuali bagi Ibu di masa kehamilan.

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Sudarma Adi
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Webinar series yang dihadiri para pakar dalam tema “Pentingkah Pemenuhan Asupan Air Selama Kehamilan?” yang diselenggarakan secara virtual, Rabu (11/8/2021). 

Laporan Wartawan Tribun jatim Network, Sri Handi Lestari

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Air memiliki peran yang sangat penting bagi tubuh, tak terkecuali bagi Ibu di masa kehamilan.

Namun faktanya, 2 dari 5 ibu hamil di Indonesia tercatat belum tercukupi kebutuhan minum hariannya.

Data ini menunjukkan bahwa pemenuhan kebutuhan hidrasi atau air minum bagi Ibu di masa kehamilan masih seringkali terlupakan.

Baca juga: Syarat Vaksinasi Covid-19 Ibu Hamil, Dosis Ke-1 Diberikan Pada Trimester Kedua Kehamilan

Padahal menjaga asupan nutrisi selama kehamilan merupakan hal yang sangat penting untuk meningkatkan kualitas generasi mendatang dan mencegah berbagai risiko yang dapat terjadi terhadap kehamilannya.

Hal senada juga disampaikan oleh Guru Besar FEMA IPB University, Prof Dr Hardinsyah MS pada Webinar Pergizi Pangan Seri 57 dengan tema “Pentingkah Pemenuhan Asupan Air Selama Kehamilan?” yang diselenggarakan secara virtual, Rabu (11/8/2021).

“Perhatian nasional dan internasional terhadap kebijakan dan program gizi dan kesehatan ibu hamil semakin hari semakin meningkat dalam rangka meningkatkan kualitas generasi mendatang yang lebih sehat, cerdas, dan produktif," kata Prof Hardinsyah.

Baca juga: Arti 5 Mimpi Pertanda Datangnya Kehamilan, Bakal Berkah Jika Mimpi Lihat Perkutut atau Vas

Oleh karena itu, berbagai upaya meningkatkan status gizi dan derajat kesehatan ibu hamil dengan mencegah terjadinya masalah gizi yang dapat terjadi seperti anemia, defisiensi gizi mikro, kurang energi kronik, ataupun kekurangan asupan hidrasi merupakan investasi yang penting.

Pada kesempatan yang sama, Ahli Penyakit Ginjal dan Hipertensi Siloam Hospital Tangerang, Prof. Dr. dr. Parlindungan Siregar SpPD KGH menjelaskan, pada awal kehamilan terjadi penurunan osmolalitas plasma yang mengakibatkan penurunan rasa haus dan sekresi hormon antidiuretik.

"Disisi lain berdasarkan studi mengenai keseimbangan cairan pada kehamilan, menunjukkan bahwa wanita yang sedang hamil membutuhkan cairan ekstra dikarenakan perubahan kondisi fisiologis dan pertumbuhan janin," jelas dr Parlindungan.

Baca juga: Ternyata Masa Subur Pria Juga Mempengaruhi Kehamilan, Begini Cara Menghitungnya

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved