Breaking News:

Berita Surabaya

Ceita Ana Juniati Beserta Bayinya Yang Sembuh dari Covid-19, Rutin Minum Vitamin

Cerita Ibu dan bayi isoman di Surabaya berhasil sembuh kuncinya rutin minum vitamin

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Samsul Arifin
Tribun Jatim Network
Seorang ibu rumah tangga asal Tambaksari, Ana Juniati, bersama dua anaknya, Nadira Rizky berumur tujuh tahun, dan Candani tujuh bulan, diberi balon, usai mendapat hasil negatif 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Febrianto Ramadani

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Seorang ibu rumah tangga asal Tambaksari, Ana Juniati, bersama dua anaknya, Nadira Rizky berumur tujuh tahun, dan Candani tujuh bulan sudah seminggu lebih menjalani isolasi mandiri di Rumah Sehat SDN Tambaksari 3, Kelurahan Tambaksari, Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya, Kamis (12/8/2021).

Setelah diberikan surat keterangan keluar dari rumah sehat, Nadira tampak sumringah ketika Pemerintah Kelurahan Tambaksari memberikan mainan, hingga balon kepadanya. Ana juga disambut oleh suaminya dengan penuh kegembiraan karena berhasil sembuh dari Covid 19.

Ana menceritakan, dirinya hanya mengeluhkan gejala awal meriang pada tubuhnya. Sedangkan anaknya, Nadira hanya tanpa gejala atau OTG. Ana bersama dua anaknya tersebut menjalani swab di puskesmas dan hasilnya positif.

"Saya sama Nadira Swab PCR. Lalu si bayi tes antigen dan hasilnya positif. Selama disini alhamdulillah baik baik saja, perawatannya baik," ujarnya, Kamis (12/8/2021).

Lebih lanjut Ana menambahkan, dirinya rutin mengkonsumsi vitamin dan diperiksa suhu badannya. Ana juga menghimbau tetap menggunakan masker supaya tidak terjadi penularan, dan hindari kerumunan.

"Jaga kebersihan itu nomor satu. Harapan kedepan sehat selalu untuk keluarga. Kemarin dinyatakan negatif hasil swab. Si Bayi masih ASI eksklusif. Dua kali swab," ucapnya.

Sementara itu, Plt Puskesmas Rangkah, dr Dwiastuti Setyorini, menjelaskan, tidak ada perbedaan perawatan terhadap Ana Juniarti beserta anaknya dengan pasien lainnya.

"Tidak terlalu berbeda, sama saja. cuma kami bedakan laki laki perempuan. Untungnya ditempat ini tidak terlalu ramai lebih hening, anak anak disini lebih senang, lebih nyaman," jelasnya.

"Tidak ada laporan rewel. Mungkin nyamuk saja. Tapi kami beri fasilitas tudung bayi. Ada hari tertentu untuk mengetahui perkembangan pasien untuk dilakukan swab," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved