Breaking News:

Berita Gresik

Anak Kiai di Gresik Dihajar Hingga Babak Belur di Depan Guru, Putrinya Usia 2 Tahun juga Jadi Korban

Seorang Gus atau anak Kiai di Gresik dihajar hingga babak belur dihadapan para guru, putrinya yang masih balita juga ikut jadi korban pemukulan.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Mujib Anwar
TribunJatim.com/ Willy Abraham
Gus Shofi (kanan) dari Yayasan Pesantren Al-Ibrohimi, Manyar, Gresik menunjukkan surat laporan polisi terkait dugaan penganiayaan kepada awak media di kediamannya, Kamis (12/8/2021). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK – Seorang Gus atau anak Kiai di Gresik dihajar hingga babak belur dihadapan para guru.

Ironisnya, aksi penganiayaan terhadap anak Kiai dari Pondok Pesantren di Kota Pudak tersebut dilakukan dihadapan putrinya yang masih berusia dua tahun.

Akibatnya, selain si Gus yang jadi korban pemukulan, anaknya juga ikut menjadi korban akibat pukulan membabi buta dari si penyerang.

Selain menganiaya anak Kiai, pelaku juga merusak mobil yang ada di area Pondok Pesantren yang menyelenggarakan pendidikan formal ini.

Simak kisah selengkapnya berikut .

Anak pemangku Pondok Pesantren di Gresik mengalami penganiayaan hingga mobilnya dirusak

Pelakunya adalah salah satu pengurus pondok pesantren, yaitu paman dari korban. 

Konflik internal Yayasan Pesantren Al-Ibrohimi, Manyar, Gresik akhirnya mencuat publik dan ditangani oleh polisi. 

Korban diketahui bernama Tubashofiyur Rahman salah satu anak pemangku pesantren mengaku telah dianiaya oleh pamannya sendiri. 

Pria yang akrab disapa Gus Shofi menceritakan awalnya dia berada di Kantor MA Al-Ibrohimi.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved