Breaking News:

Berita Mojokerto

Komisi IV Kabupaten Mojokerto Soroti Temuan Beras Bansos PPKM Berbau dan Terdapat Puntung rokok

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Mojokerto menanggapi keluhan dari masyarakat terkait temuan beras bantuan PPKM dari Kementerian Sosial yang berbau da

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Ndaru Wijayanto
SURYA/Mohammad Romadoni
Hendra Purnomo, anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Mojokerto dari Partai Gerindra. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mohammad Romadoni

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Mojokerto menanggapi keluhan dari masyarakat terkait temuan beras bantuan PPKM dari Kementerian Sosial yang berbau dan terdapat puntung rokok.

Komisi IV yang membidangi Pendidikan dan Kesejahteraan Rakyat ini akan segera melakukan rapat kerja terbatas guna menindaklanjuti pengaduan dari masyarakat terkait temuan puntung rokok dalam beras Bansos PPKM kemasan 10 kilogram di Dusun Daleman, Desa Japan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto, Subandi menjelaskan pihak legislatif menerima pengaduan masyarakat terkait kualitas beras bansos PPKM untuk Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM) yang kondisinya berbau bahkan terdapat putung rokok di dalamnya.

"Jadi keluhan masyarakat kita tampung dan kita sikapi terlebih dahulu dengan rapat kerja komisi jika memang situasinya gawat  maka akan kita tindaklanjuti dengan meminta penjelasan dari dinas terkait," ungkapnya saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler,  Jumat (13/8/2021).

Subandi yang merupakan Politisi Partai Golkar ini mengatakan dalam rapat kerja komisi IV bersama pimpinan dewan akan menindaklanjuti dan mengkaji mengenai temuan puntung rokok dalam beras Bansos PPKM yang didistribusikan untuk masyarakat Kabupaten Mojokerto tersebut.

"Jika memang penjelasan OPD terkait belum memuaskan maka kita akan turun langsung untuk mengumpulkan data dan informasi termasuk keluhan warga terkait beras bansos berpuntung rokok," jelasnya.

Dikonfirmasi terpisah, anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Mojokerto Hendra Purnomo menambahkan pihaknya akan  berkoordinasi bersama Dinas Sosial dan Perum Bulog Cabang Surabaya Selatan mengenai temuan puntung rokok di dalam kemasan beras Bansos PPKM.

"Kita segera koordinasi dengan dinas terkait karena jangan sampai masyarakat yang sudah kesusahan mendapatkan bantuan beras yang tak layak konsumsi," ucap Hendra Politisi Partai Gerindra ini.

Dia mengatakan pihaknya menanyakan Perum Bulog Cabang Surabaya dalam proses pengecekan beras Bansos PPKM.

"Beras Bansos layak ini yang artinya tidak berkutu dan tak berbau, tidak menggumpal dan bahkan tidak ada puntung rokok di dalamnya seperti yang dikeluhkan warga," pungkasnya.

Bila perlu, lanjut Hendra, pihaknya secepatnya melakukan Hearing sebagaimana tugas dan fungsinya melakukan pengawasan sebagai wakil rakyat.

"Nanti bila perlu kita gelar Hearing untuk meminta penjelasan dari dinas tersebut," tandasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved