Berita Trenggalek

Pemprov Jatim Fokus Program Vaksinasi Covid-19 Dosis Dua, TNI-Polri dan Instansi Bantu Dosis Pertama

Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan memfokuskan program vaksinasi Covid-19 untuk dosis kedua. Begini dikatakan Wagub Emil Elestianto Dardak.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Hefty Suud
TribunJatim.com/Aflahul Abidin
Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak bersama Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Wasis Ari Nugroho dan ditemui Forkopimda setempat saat mendatangi RS Mardi Mulia Trenggalek, Kamis (12/8/2021) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Aflahul Abidin

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK – Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan memfokuskan program vaksinasi Covid-19 untuk dosis kedua selama beberapa waktu ke depan.

Sementara, vaksinasi dosis pertama akan ditunjang ditunjang dari instansi lain seperti TNI dan polri.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak saat mendatangi RSUD dr Soedomo dan RS Mardi Mulia di Kabupaten Trenggalek, Kamis (12/8/2021) malam.

Kedatangan Emil yang didampingi Danrem 081/DSJ itu untuk mengecek fasilitas kesehatan penanganan virus Corona ( Covid-19 ) dan menyerahkan sejumlah bantuan.

Baca juga: Pemkab Trenggalek Distribusikan Alat Pendukung Penanganan Covid-19 untuk Kawasan Mikro Lockdown

Mantan Bupati Trenggalek itu mengakui adanya kendala pasokan vaksin Covid-19 untuk dua dosis sekaligus.

“Ini memang kami akui bahwa dari pemerintah pusat itu menyampaikan ada kendala dalam memastikan vaksin bisa mencapai dua hal sekaligus. Yakni memvaksin dosis pertama dan memenuhi dosis kedua,” kata Emil.

Dengan keterbatasan pasokan itu, kata Emil, dinas kesehatan di tiap kabupaten/kota akan diberikan untuk memenuhi kebutuhan dosis kedua bagi warga yang sudah waktunya.

“Dan itu relatif masih oke. Sementara untuk dosis pertama, kami terbantu dari TNI, polri, dan instansi lain. Vaksinasi dosis petama yang dianggap mendesak untuk dilakukan bisa lewat kegiatan vaksinasi masif (dari insatansi lain),” sambung Emil.

Salah satu dampak dari hal tersebut, sasaran-sasaran baru dalam program vaksinasi juga turut terhambat. Misalnya untuk vaksinasi dosis pertama bagi pelajar.

Baca juga: Jalur Lintas Selatan Tulungagung-Trenggalek Sudah Tembus, Namun Baru Tuntas 2023

Emil mengatakan, daerah yang masuk dalam kategori Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 diizinkan untuk menggelar uji coba pembelajaran tatap muka, berdasarkan aturan terbaru.

“Memang ada tantangan untuk mengejar vaksinasi untuk pelajar ini,” imbuh Emil.

Sementara itu, Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Wasis Ari Nugroho mengatakan, pihaknya akan terus menjalankan program-program yang berkaitan dengan penanganan Covid-19. Yakni program vaksinasi dan pendistribusian bantuan beras.

“Program yang dilakukan, selain vaksinasi, juga melaksanakan tugas-tugas pembagian obat-obatan dan beras yang kami berikan berdasarkan data bersama dari pemkab. Sehingga data benar-benar akurat dan menyentuh sasaran yang diharapkan,” ungkap Wasis.

Berita tentang Trenggalek

Berita tentang vaksinasi Covid-19

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved