Berita Pemprov Jatim

Petrogas Jatim Utama Setor Deviden Rp 7 Miliar, Tetap Konsisten di Tengah Pandemi

PT Petrogas Jatim Utama (Perseroda) tertib dan konsisten membayar deviden ke Pemprov Jatim di tengah pandemo covid-19.

Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Ndaru Wijayanto
Istimewa/TribunJatim.com
Direktur PT Petrogas Jatim Utama 

Lebih lanjut Parsudi menambahkan bahwa persyaratan sebuah korporasi untuk dapat membayar deviden adalah selain perusahaan harus membukukan keuntungan, juga harus mempunyai mempunyai saldo laba positif dan kecukupan saldo kas yang sehat. 

Apabila salah satu diantara syarat tersebut tidak terpenuhi maka secara otomatis perusahaan tidak dapat membayar deviden

Terkait isu likuidasi, Parsudi menegaskan bahwa secara hukum, sesuai UU Perseroan Terbatas, perusahaan yang terancam likuidasi adalah perusahaan yang tidak mampu membayar hutang yang jatuh tempo karena tidak memiliki saldo kas yang cukup untuk memenuhi kewajibannya terhadap Hutang yang jatuh tempo. 

Kondisi ini dapat menjadikan Perusahaan mengalami pailit atau dipailitkan oleh kreditur dengan sekurang-kurangnya 2 (dua) kreditur yang mengajukan kepailitan terhadap perusahaan yang apabila dikabulkan oleh pengadilan maka kemudian akan berakhir pada likuidasi. 

"Saat ini kondisi keuangan PT PJU dalam keadaan sangat likuid dengan rasio kas yang sangat memadai, sehingga memiliki kemampuan membayar gaji karyawan secara utuh dan semua kewajiban kepada kreditur secara tepat waktu, meskipun ditengah kondisi pandemi," jelas Parsudi. 

PT PJU berharap dengan adanya dukungan semua pihak dan kritikan yang bersifat konstruktif dan proporsional, maka ke depan PT. PJU akan dapat tumbuh berkembang dengan cepat menjadi BUMD yang terkemuka dan tangguh untuk kemaslahatan Jawa Timur. 

"PT PJU ini milik Jawa Timur, jadi sudah sepantasnya didukung oleh semua komponen secara konstruktif dengan pemikiran yang intelektual dan obyektif, sehingga dapat memberikan manfaat untuk lebih banyak masyarakat Jawa Timur," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved