Breaking News:

Berita Mojokerto

Jenazah Pria Ditemukan Mengapung di Tumpukan Eceng Gondok Sungai Mojoanyar Mojokerto

Sesosok jenazah pria muda ditemukan mengapung di sungai Dusun Kweden Kulon, Desa Kweden Kembar, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Ndaru Wijayanto
surya/Mohammad Romadoni
Jenazah pria muda dievakuasi dari sungai di Dusun Kweden Kulon, Desa Kweden Kembar, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mohammad Romadon

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Sesosok jenazah pria muda ditemukan mengapung di sungai Dusun Kweden Kulon, Desa Kweden Kembar, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto.

Kondisi korban mengenakan kaus dan celana pendek dalam keadaan telungkup mengapung di tumpukan tanaman eceng gondok sungai irigasi tepatnya di utara Jalan kondom, Dusun Kweden Kulon.

Kapolsek Mojoanyar, AKP Anwar Iskandar menjelaskan pihaknya mendapat laporan masyarakat terkait penemuan sesosok jenazah pria di sungai Kweden Kembar, pada Sabtu (14/8/2021) sekitar pukul 09.00 WIB.

Berdasarkan keterangan saksi Basoni (51) melihat jenazah korban dalam kondisi mengapung saat dia membersihkan sampah di sungai.

Hasil penyelidikan terungkap identitas korban bernama Ramadhan Guruh Prajatama (21) warga Dusu  Balong cangkring, Desa Jumeneng, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto. 

"Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia," ungkapnya saat dikonfirmasi Surya.co.id (Tribun Jatim Network), Sabtu (14/8).

Anwar menyebut pihaknya bersama Tim INAFIS Polres Mojokerto dibantu petugas medis melakukan identifikasi terhadap jenazah korban guna memastikan penyebab kematiannya. 

"Jenazah korban dievakuasi ke RSUD Prof Soekandar Mojosari guna dilakukan penyelidikan identifikasi lebih lanjut terkait penyebab kematian," jelasnya.

Hasil identifikasi tersebut pihaknya tidak menemukan tanda-tanda bekas kekerasan di tubuh korban. 

"Tanda tanda penganiayaan nihil terhadap korban tidak ditemukan kekerasan pada tubuhnya," ucap Anwar.

Dia mengatakan setelah diketahui identitas itu pihaknya menghubungi keluarga korban.

Dari keterangan keluarga bersangkutan sebelumnya korban dilaporkan hilang pada, Senin (9/8/2021) lalu.

Sedangkan, hasil pemeriksaan terdapat tanda lahir di atas telinga kanan, dan bekas operasi di jari manis kanan.

"Keluarga bersangkutan mengenali tanda lahir dan baju korban yang sebelumnya korban seringkali linglung (Depresi/stres) dan sering mengurung diri di rumah akibat berhenti kerja dan keluarganya telah menerima kejadian ini sebagai musibah," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved