Berita Mojokerto

Ribuan Pekerja Padat Karya di Mojokerto Disuntik Vaksin Covid-19 Guna Mempercepat Herd Immunity

Ribuan pekerja industri padat karya di Kabupaten Mojokerto menjalani vaksinasi Covid-19 massal guna percepatan Herd Immunity

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Samsul Arifin
Tribun Jatim Network
Gubernur Jatim Khofifah Indah Parawansa saat meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi pekerja padat karya di PT. Ajinomoto, Desa Mlirip, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Minggu (15/8/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mohammad Romadoni

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Ribuan pekerja industri padat karya di Kabupaten Mojokerto menjalani vaksinasi Covid-19 massal guna percepatan Herd Immunity dalam situasi Pandemi yang sampai sekarang belum juga mereda.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan setidaknya ada 7.500 pekerja/ buruh mendapat vaksin Covid-19 dari  program khusus vaksinasi pekerja industri padat karya yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur.

Rencananya, pelaksanaan vaksinasi pekerja padat karya itu dilakukan selama tiga hari, pada 14-16 Agustus 2021 yang bertempat di PT. Ajinomoto, Desa Mlirip, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto.

Sebelumnya, vaksinasi pekerja industri padat karya ini juga menyasar Kabupaten Sidoarjo (Maspion) dan industri lain di Gresik. 

Vaksinasi pekerja/ buruh di industri padat karya ini merupakan upaya pemerintah guna menekan penyebaran Covid-19 dalam rangka mempercepat pencapaian Herd Immunity dan Disnakertrans Prov. Jawa Timur sebagai leading sector untuk percepatan pemberian vaksin bagi pekerja. 

"Ini sebetulnya kita ingin menyisir industri padat karya jadi ketika kita memulai di Sidoarjo itu untuk industri padat karya dan  sudah dua kali masing-masing dilakukan selama tiga hari," ungkap Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat meninjau vaksinasi pekerja di PT.Ajinomoto, Mojokerto, Minggu (15/8/2021)

Khofifah menyebut pelaksanaan vaksinasi Covid-19 juga telah menyasar industri padat karya di wilayah lain seperti di Kabupaten Gresik. Kemudian, vaksinasi bagi pekerja di industri padat karya di  Kabupaten Mojokerto.

Adapun Kabupaten/ Kota yang menjadi 'Episentrum' Covid-19 di Jawa Timur sebagai daerah prioritas pelaksanaan vaksinasi tersebut yakni Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Gresik, Kabupaten Mojokerto dan Kabupaten Pasuruan.

"Lalu di Gresik juga industri padat karya, memang kita sudah memikirkan ayo di Ngoro di Mojokerto ini tidak bisa dilakukan (Vaksinasi) selama tiga hari," sebutnya.

Menurut dia, pihaknya menanggapi usulan dari Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati yang menawarkan akan memperluas vaksinasi bagi pekerja industri padat karya ini.

"Kalau tadi Ibu Bupati menawarkan untuk perluasan vaksinasi bagi industri padat karya silahkan karena tidak mengganggu kuota vaksin Kabupaten/ Kota Mojokerto," jelasnya.

Vaksinasi Covid-19 bagi pekerja di industri padat karya ini tidak mengurangi kuota vaksin masyarakat umum karena diperuntukkan sesuai sasaran.

Baca juga: Cegah Klaster Industri, Bupati Mojokerto Instruksikan Perusahaan Pasang Sekat di Kantin

"Karena dari setiap menerima Dropping vaksin ada lima persen yang dicover untuk Pemprov Jatim, dari 5 persen covernya Pemprov itu kita distribusikan sesuai prioritas-prioritas sasaran," tutur Khofifah.

Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati menuturkan pihaknya sangat terbantu pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi pekerja di industri padat karya oleh Pemprov Jatim tersebut.

"Kita sangat bersukur vaksinasi Covid-19 bagi pekerja industri padat karya ini bisa dilaksanakan di Kabupaten Mojokerto karena di Ngoro (Kawasan Industri) masih banyak yang membutuhkan vaksin," pungkasnya. 

Perlu diketahui, saat ini pekerja yang telah mengajukan vaksinasi melalui Serikat Pekerja/ Serikat Buruh tercatat 44.999 orang.

Pelaksanaan vaksinasi diinisiasi oleh Pemerintah Prov Jatim bersama Disnakertrans Jatim, BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Jawa Timur serta DPD Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Jawa Timur yang telah terealisasi sebanyak 24.849 orang.

Pelaksanaan vaksin ini juga menjadi akselerasi dari vaksin gotong royong maupun vaksin program yang telah berjalan.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved