Breaking News:

Ekonomi Bisnis

Alumni Swedia Ingatkan Potensi Blue Economy Demi Wujudkan Indonesia Tangguh

Menteri PPN/Bappenas Suharso Monoarfa mengapresiasi alumni Swedia yang menggelar diskusi yang membahas blue economy

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Samsul Arifin
Istimewa/Alumni Swedia
Ketua Alumni Swedia Dothy saat hadir dalam kegiatan diskusi bertajuk ‘Penguatan Blue Economy Pasca-Pandemi Covid-19 Menuju Ekonomi Indonesia Tangguh’, secara daring, Minggu (15/8/2021), yang saat ini juga menjabat sebagai Dirut PT TPS. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sri Handi Lestari

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Alumni Swedia atau jaringan Warga Negara Indonesia lulusan berbagai institusi pendidikan di Swedia, menggelar diskusi bertajuk ‘Penguatan Blue Economy Pasca-Pandemi Covid-19 Menuju Ekonomi Indonesia Tangguh’, secara daring, Minggu (15/8/2021).

Ketua Alumni Swedia Dothy, pada kesempatan tersebut, menyampaikan bahwa agenda virtual tersebut dihelat untuk mengisi Peringatan HUT Ke-76 Republik Indonesia tahun ini yang bertema ‘Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh’, dengan diskusi yang inovatif dan produktif.

“Paparan dan diskusi yang menghadirkan para narasumber dari pemangku kepentingan regulasi dan industri ini mengeksplorasi potensi dan strategi implementasi konsep blue economy di Indonesia," kata Dothy mengawali kegiatan.

Lebih lanjut, perempuan yang sedang menjabat sebagai Direktur Utama (Dirut) PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) itu menyebutkan, blue economy di Indonesia sangat potensial. Mengingat berlimpahnya sumber daya sektor maritim dan bahari Indonesia.

"Serta sangat kontekstual saat ini, karena negeri kita butuh pengungkit kebangkitan untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam situasi Pandemi Covid-19,” ungkap Dothy.

Alumni Swedia kini telah berjumlah ratusan dan tersebar tak hanya di Indonesia dan Swedia tetapi juga di berbagai negara. Banyak di antaranya kini berkiprah sebagai akademisi, praktisi dalam aneka industri, dan juga mengabdi di birokrasi.

“Misi dari Alumni Swedia ialah menjadi jembatan kesempatan yang tak berbatas dalam upaya-upaya pengembangan kerja sama dan jaringan lintas sektor. Sekaligus turut mempromosikan hubungan bilateral yang saling berbagi manfaat dan berkelanjutan antara Indonesia dan Swedia,” beber Dothy.

Sementara itu, Menteri PPN/Bappenas Suharso Monoarfa sebagai narasumber utama,  mengatakan, pihaknya  sangat mengapresiasi inisiatif Alumni Swedia yang telah aktif menggelar diskusi bertopik blue economy.

"Konsep blue economy ini sangat penting, utamanya mengingat Indonesia sebagai salah satu negara kepulauan terbesar di dunia," kata Suharsio.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved