Breaking News:

Berita Malang

60 Ibu Hamil di Kota Malang Terima Vaksin Dosis Pertama, Dinkes Akan Gencarkan di Tingkat Puskesmas

Sebanyak 60 ibu hamil di Kota Malang mengikuti vaksinasi dosis pertama di Rumah Sakit Universitas Brawijaya (RSUB) pada Kamis (19/8).

Penulis: Rifki Edgar | Editor: Ndaru Wijayanto
SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO
Seorang ibu hamil yang sedang disuntik vaksin Covid-19 di rumah sakit universitas Brawijaya (RSUB) Kota Malang, Kamis (19/8). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Rifki Edgar

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Sebanyak 60 ibu hamil di Kota Malang mengikuti vaksinasi dosis pertama di Rumah Sakit Universitas Brawijaya (RSUB) pada Kamis (19/8/2021).

Mereka mengikuti dengan antusias, di mana ibu hamil yang menerima vaksin tersebut berada di rentang usia kehamilan 13-33 minggu.

Ketua Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Malang, dr Sutrisno mengatakan, pemberian vaksin kepada ibu hamil ini sangat penting untuk dilakukan.

Dikarenakan, ibu hamil menjadi kelompok yang rentan meninggal akibat covid-19. 

"Resiko terkena dan terpapar covid-19 untuk ibu hamil ini 10 kali lipat. Sehingga kami memprioritaskan agar ibu-ibu hamil segera mendapat vaksinasi lebih cepat pula, agar mereka aman," ucapnya.

Pelaksanaan vaksinasi ibu hamil ini tak hanya dilakukan di Kota Malang saja, akan tetapi juga dilangsungkan di Surabaya.

Sutrisno pun menargetkan, seluruh ibu hamil yang lolos screening ini harus mendapat dua kali suntikan.

"Kalau dari data sementara. Di Jawa Timur ini ada 119.000 ibu hamil yang siap menjadi sasaran vaksin. Dan usia kehamilan di bawah tiga bulan ini masih dalam masa pertumbuhan. Yang harapannya tidak terganggu dengan vaksin," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), dr Husnul Muarif, mengatakan pelaksanaan vaksinasi bagi ibu hamil tak hanya dilakukan di RSUB saja.

Selanjutnya, vaksinasi ibu hamil akan digencarkan di seluruh wilayah yang ada di Kota Malang.

"Nanti per puskesmas di setiap wilayah akan kami gencarkan. Tapi tetap, pada intinya harus sesuai dengan umur kehamilan dan harus lolos screening," ucapnya.

Sedangkan jadwal vaksin bagi ibu hamil ini nantinya akan disesuaikan dengan jadwal yang ada di puskesmas.

Mengingat stok ketersediaan vaksin untuk dosis pertama ini di Kota Malang sudah mulai menipis.

"Memang sementara ini vaksin yang tersedia tidak banyak. Oleh karena itu, teman-teman di Puskesmas bisa menggagendakan sendiri dan disesuaikan jadwalnya. Karena saat ini kan masih ada vaksinasi tahap kedua untuk vaksin Sinovac dan vaksin Astrazeneca," tandasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved