Breaking News:

Berita Kediri

Akses 'Wisata Kemari' BI Kediri, Jelajah Destinasi Wisata Unggulan di Eks Karesidenan Madiun Kediri

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kediri bersama 13 Pemerintah Kota dan Kabupaten di eks Karesidenan Kediri dan Madiun luncurkan Virtual Tourism.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Hefty Suud
TribunJatim.com/Didik Mashudi
Monumen Simpang Lima Gumul (SLG) di Kabupaten Kediri salah satu destinasi wisata menarik di eks Karesidenan Kediri. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Didik Mashudi

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kediri bersama 13 Pemerintah Kota dan Kabupaten di eks Karesidenan Kediri dan Madiun menggelar launching Platform Virtual Tourism Destination Wilayah Kediri dan Madiun, Kamis (19/8/2021).

Acara diresmikan langsung secara virtual oleh Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak, HM Sarmuji, anggota DPR RI Komisi XI, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jatim Budi Hanoto, Sekda Pacitan Dr Ir Heru Wiwoho Supardi Putra, sebagai pengelola platform mewakili Pemerintah Daerah eks Keresidenan Kediri dan Madiun serta Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kediri Sofwan Kurnia

Rizal Moelyana, Asisten Direktur Kantor Perwakilan BI Kediri menjelaskan, pembuatan platform Virtual Tourism Destination Wilayah Kediri Madiun yang dinamai Wisata Kemari, berasal dari singkatan Wisata eks Karesidenan Madiun Kediri merupakan sinergi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kediri bersama 13 pemerintah daerah.

Sinergi tersebut merupakan upaya mendorong pemulihan ekonomi, khususnya kegiatan pariwisata dan juga kegiatan usaha menengah kecil dan mikro (UMKM) pada masa pandemi virus Corona ( Covid-19 ).  

Baca juga: Warga Isoter di Kota Kediri Dapat Kiriman Wedang Nglaban Penambah Imun

Platform Wisata Kemari dapat diakses melalui website wisatakemari.com dan aplikasi android wisata kemari, yang merupakan direktori pariwisata yang memperkenalkan destinasi wisata unggulan di 13 Kota dan Kabupaten.

Adapun tujuan utama dari pembuatan platform Wisata Kemari mendukung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (GBBI) dan Gerakan Nasional Bangga berWisata di Indonesia (GBWI). 

Mendorong perluasan akses pariwisata dan UMKM dengan memperkenalkan destinasi wisata dapat didorong go digital dan go global.

Selain itu mendorong perekonomian, khususnya keuangan digital, antara lain melalui perluasan dan implementasi transaksi pembayaran QRIS serta digitalisasi pemasaran produk UMKM serta sosialisasi program Bank Indonesia dalam mendukung pengembangan pariwisata dan UMKM, maupun usaha pendukung dalam rangka meningkatkan pendapatan dan lapangan pekerjaan secara umum. 

Baca juga: 5000 Ekor Ayam Jadi Ayam Bakar Akibat Kebakaran Kandang di Kunjang Kediri, Pemilik Rugi 1 Miliar

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved