Berita Tuban

Wakil Ketua DPRD Tuban Asal Partai Demokrat Diganti, Dampak Pilkada?

Pergantian Wakil Ketua DPRD Tuban terjadi di internal Partai Demokrat. Keputusan ini terbilang mengejutkan, karena terjadi setelah Pilkada Tuban 2020.

Penulis: M Sudarsono | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/M Sudarsono
Ketua DPRD Tuban, Miyadi menanggapi terkait pergantian wakil Ketua DPRD dari fraksi Demokrat, 2021. 

Ia mengaku pergantian tersebut sebagai bentuk penyegaran di internal partai.

"Rotasi jabatan tersebut tidak akan mengganggu kekompakan partai, ini sebagai bentuk penyegaran dan partai solid," bebernya.

Sekadar diketahui, Muhammad Anwar membuat keputusan mengejutkan pada proses Pilkada Tuban 2020. 

Ia memutuskan untuk mundur sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Tuban, pada Rabu (2/9/2020), lantaran maju sebagai Calon Wakil Bupati Tuban pada Pilkada Serentak 2020.

De Anwar panggilan akrabnya, maju mendampingi Khozanah Hidayati sebagai Calon Bupati Tuban, yang diusung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan perolehan 16 kursi DPRD Tuban.

Paslon nomor urut 1 Mbak Ana-De Anwar kalah dengan paslon nomor urut 2, Aditya Halindra Faridzky-Riyadi. 

Paslon nomor urut 2 yang diusung Partai Golkar, Demokrat, dan PKS itu menang telak dengan meraih suara terbanyak 423.236 pemilih.

Sedangkan paslon nomor urut 1 Khozanah Hidayati-Muhammad Anwar meraih suara 170.955 pemilih. Lalu paslon nomor 3 Setiajit-RM Armaya Mangkunegara meraih suara 110.998 pemilih.

Untuk jumlah suara sah tercatat 705.189 pemilih, suara tidak sah 15.900 pemilih. Sehingga total suara ada 721.089 pemilih dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) Tuban sebanyak 944.021 pemilih.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved