Breaking News:

Berita Surabaya

Wujudkan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka, FH UMSurabaya Jalin Link and Match dengan Ombudsman RI

Penandatanganan nota kesepahaman antara UMSurabaya dengan Ombudsman RI dan Kanwil Kemenkumham Jatim. Wujudkan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka

Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Hefty Suud
TribunJatim.com/Sulvi Sofiana
Penandatanganan nota kesepahaman antara UMSurabaya dengan Ombudsman RI dan Kanwil Kemenkumham Jawa Timur untuk mampu menjaga sinergitas antara dunia praktisi dan teori hukum, Sabtu (21/8/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sulvi Sofiana

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Era Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) menuntut perguruan tinggi untuk adaptif terhadap pelayanan pendidikan.

Untuk itu, Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Surabaya ( UMSurabaya ) mengadakan webinar bertajuk "Menyiapkan Yuris Profesional Di Era MBKM".

Selain itu, juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara UMSurabaya dengan Ombudsman RI dan Kanwil Kemenkumham Jatim, untuk mampu menjaga sinergitas antara dunia praktisi dan teori hukum.

Wakil Dekan 1 FHWujudkan UMSurabaya, Satria Unggul Wicaksana menuturkan agenda ini mampu meningkatkan kesadaran dan pemahaman mahasiswa hukum terhadap fungsi lembaga negara, salah satunya Ombudsman RI.

Baca juga: UMSurabaya Sediakan Beasiswa untuk Anak yang Kehilangan Orang Tua karena Covid-19

"Peserta yang merupakan seluruh mahasiswa FH UMSurabaya serta peserta umum diharapkan akan mampu menjadi inspirasi dan menguatkan pendidikan hukum di Indonesia," jelasnya, Sabtu (21/8/2021).

Rektor UMSurabaya, Dr dr Sukadiono MM menyatakan, UMSurabaya terdepan dalam melakukan rekognisi dan konversi MBKM sesuai dengan kebijakan penyelenggaraan pendidikan.

"Ombudsman RI sebagai salah satu mitra diharapkan mampu meningkatkan kemahiran dari mahasiswa UMSurabaya, khususnya mahasiswa Fakultas Hukum serta jalankan pendidikan yang responsif terhadap perubahan zaman," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Ombudsman RI, M Najikh menjelaskan sebagai fungsi Ombudsman adalah memastikan tidak terjadi mal-administrasi, perlu kolaborasi dengan kampus, salah satunya UMSurabaya untuk menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

"Link and match ini sangat penting, agar implementasi merdeka belajar-kampus merdeka dapat berjalan dengan baik,"pungkasnya.

Berita tentang Surabaya

Berita tentang Jawa Timur

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved