FK Universitas Airlangga Berduka, Dr dr Tommy Sunartomo Tutup Usia Karena Efek Long Covid

Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga berduka. Dr dr Tommy Sunartomo berpulang karena efek long Covid.

Penulis: Zainal Arif | Editor: Hefty Suud
TribunJatim.com/Zainal Arif
Suasana Upacara Penghormatan Terakhir untuk Dr dr Tommy Sunartomo Sp An KIC di halaman Aula FK UNAIR, Senin (23/8/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Zainal Arif

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (Unair) kembali kehilangan guru terbaiknya. 

Hari ini, Senin (23/8/2021) Staf Pengajar Departemen Anestesiologi & Reanimasi FK UNAIR-RSUD Dr Soetomo, Dr dr Tommy Sunartomo Sp An KIC berpulang. 

Ia wafat pada usia 75 tahun pada pukul 4.40 WIB karena efek long Covid.

Long COVID sendiri merupakan gejala virus Corona ( Covid-19 ) jangka panjang yang dialami pasien beberapa bulan pasca infeksi atau saat masa pemulihan Covid-19. 

Dokter Tommy sendiri sudah satu bulan terakhir dinyatakan negatif Covid-19.

Baca juga: Terpapar Covid-19 Saat Hamil, Dokter Gesti Wira Nugrahyekti Berpulang Setelah Bayinya Lahir

Sebelumnya ia sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Khusus Inveksi Universitas Airlangga (RSKI UNAIR), bersebelahan dengan mendiang Prof Hendrian Dwikoloso Soebagjo Sp M(K) FICS yang 3 Agustus terlebih dahulu gugur karena Covid-19.

Dokter kelahiran Madiun ini wafat menyusul istri tercinta, Nana Fauzana, yang sudah 40 hari meninggal dunia karena Covid-19. 

Ia gugur meninggalkan satu orang anak, Dr dr Prananda Surya Airlangga M Kes Sp An serta cucu Pramita Dewi Surya Airlangga PSI dr Putri Kencana Surya Airlangga, Marina Surya Airlangga, Marisa Surya Airlangga dan Marita Surya Airlangga.

Dokter Tommy termasuk sosok guru pencetak lulusan terbaik FK UNAIR. Para dokter hebat hingga profesor lahir dari tangan dinginnya. 

Seperti Dekan FK UNAIR, Prof Dr dr Budi Santoso Sp OG(K) hingga Direktur Utama RSUD dr Soetomo Surabaya, Dr dr Joni Wahyuhadi Sp BS(K).

“Saya ingat betul saat saya sedang menempuh Pendidikan, saat itu saat masih menjadi Dokter Muda, dibimbing oleh beliau," ujar Prof Budi saat memberikan sambutan pada Upacara Penghormatan Terakhir di halaman Aula FK UNAIR.

Ia menambahkan, "Saya yang dibimbing langsung oleh beliau, juga sejawat dokter yang lain pasti sepemahaman, bahwa beliau adalah sosok guru yang sangat baik di mata mahasiswanya.”

Baca juga: Ketua Fraksi Demokrat Jatim Sri Subiati Berpulang, DPRD Mengheningkan Cipta Saat Rapat Paripurna

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved