Breaking News:

Berita Blitar

Pemkot Blitar Masih Mengkaji Usulan Keringanan Pembayaran PBB dari PHRI

Wali Kota Blitar, Santoso merespons surat permohonan keringanan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang diusulkan pengurus PHRI Kota Blitar.

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Januar
Tribun Jatim Network/Samsul Hadi
Wali Kota Blitar, Santoso, saat ditemui pada Minggu (1/8/2021). 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Samsul Hadi

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR- Wali Kota Blitar, Santoso merespons surat permohonan keringanan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang diusulkan pengurus PHRI Kota Blitar

Santoso sudah meminta Badan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Blitar untuk mengkaji usulan keringanan PBB dari pengurus PHRI

"Saya sudah minta BPKAD melakukan kajian terkait usulan itu (permohonan keringanan PBB dari PHRI)," kata Santoso, Senin (23/8/2021). 

Santoso mengatakan, kalau dari hasil kajian dianggap rasional, maka Pemkot Blitar akan memberikan keringanan pembayaran PBB kepada para pelaku usaha hotel. 

Menurut Santoso, para pelaku usaha hotel juga sangat terdampak di masa pandemi Covid-19. 

Pendapatan para pelaku usaha hotel turun drastis selama pandemi Covid-19.

"Kami cermati dulu, kalau layak untuk diberi keringanan akan kami beri keringanan (pembayaran PBB). Kami maklum mereka (pelaku usaha hotel) juga terdampak di masa pandemi," ujar Santoso

Sebelumnya, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Blitar merasa keberatan dengan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). 

Pengurus PHRI Kota Blitar mengajukan surat permohonan keringanan pembayaran PBB ke Pemkot Blitar, Kamis (19/8/2021). 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved