Breaking News:

Berita Kediri

Petani di Kediri Olah Lahan Bekas Banjir dengan Teknik Mina Horti, Sekali Panen Bisa Raih Rp 20 Juta

Petani di Desa Putih Kecamatan Gampengrejo Kabupaten Kediri mempunyai inovasi dengan membuat Mina Horti di lahan sawah yang terendam banjir.

Penulis: Farid Mukarrom | Editor: Ndaru Wijayanto
surya/farid mukarrom
Ahmad Rianto saat menunjukkan media tanam Mina Horti di Desa Putih Kecamatan Gampengrejo Kabupaten Kediri Senin (23/8/2021) 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Farid Mukarrom

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Petani di Desa Putih Kecamatan Gampengrejo Kabupaten Kediri mempunyai inovasi dengan membuat Mina Horti di lahan sawah yang terendam banjir.

Seperti yang diketahui sebelumnya bahwa Ide membuat Mina Horti yang merupakan integrasi antara pertanian (tanaman hortikultura) dan budidaya ikan dalam satu lahan.

Ahmad Rianto Warga Desa Putih Kecamatan Gampengrejo Kabupaten Kediri mengaku sudah membuat usaha Mina Horti ini sejak 4 bulan yang lalu.

Ia memanfaatkan lahan sawah di dekat rumahnya yang biasanya terendam banjir.

Oleh sebab itu untuk mengantisipasi kerugian saat menanam padi karena terendam banjir, Ahmad Rianto kemudian mempunyai inovasi untuk membuat Mina Horti.

Ada tiga jenis tanaman yang ditanam di lahan milik Ahmad Rianto, seperti tanaman melon, bungkul dan cabai. Kemudian untuk jenis ikannya adalah ikan nila merah.

"Kita berinovasi bersama dengan Dinas Pertanian dan Perikanan untuk membuat Mina Horti di Kabupaten Kediri," ujarnya kepada SURYA.co.id (Tribun Jatim Network), Senin (23/8/2021).

Dijelaskan oleh Rianto sapaan akrabnya dari usaha Mina Horti ini dirinya mendapat keuntungan hingga 20 Juta rupiah dalam satu kali panen tanaman.

"Hasilnya sangat menguntungkan karena panennya bisa bersamaan untuk ketiga jenis tanaman," ungkapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved