Berita Mojokerto

Tak Terimbas Pandemi, Geliat Ekspor Kota Mojokerto Tembus Puluhan Miliar

Ekspor Kota Mojokerto tahun 2021 terus bergeliat meski dalam situasi Pandemi Covid-19. Walaupun  pada awal Pandemi sempat tertatih-tatih kini ekspor

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Januar
TribunJatim.com/ M Romadoni
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari bersama Kepala Diskopukmperindag Kota Mojokerto, Ani Wijaya memberangkatkan produk furniture diekpor ke Negara Korea dan Jepang dari dari Pabrik PT Dong Lim Furniture Indonesia di Jl By Pass, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, pada Jumat (20/8/2021). 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Mohammad Romadoni

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Ekspor Kota Mojokerto tahun 2021 terus bergeliat meski dalam situasi pandemi Covid-19. Walaupun  pada awal Pandemi sempat tertatih-tatih kini ekspor Industri Kecil Mikro (IKM) mulai kembali bangkit.

Hal ini terbukti dari data Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kota Mojokerto tercatat nilai ekspor Kota Mojokerto pada semester pertama tahun 2021 tembus Rp10 miliar. 

Adapun rinciannya ekspor furniture sebanyak 6.690 buah senilai total Rp. 10.018 miliar dan ekspor alas kaki sebanyak 16.100 pasang senilai total Rp. 390.926 juta dan belum termasuk ekspor produk-produk lain yang belum terlaporkan misalnya rokok, alas kaki lainnya & Mamin melalui e-market place.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari mengatakan memang perekonomian secara global termasuk aliran ekspor 
terganggu sejak Pandemi Covid-19 satu tahun lalu. Ini dikarenakan adanya kebijakan di sejumlah Negara-negara yang menghentikan sementara lalu lintas ekspor barang maupun pembatasan manusia sehingga menjadi kendala bagi banyak komoditas ekspor di Kota Onde-Onde ini .

"Produk alas kaki, meubel dan rokok salah satunya, padahal tiga komoditas ini merupakan produk andalan Kota Mojokerto yang bisa menembus pasar ekspor mancanegara," ungkapnya usai sidak PPKM disektor industri orientasi ekspor, PT Dong Lim Furniture Indonesia di Jalan Raya Bypass Kota Mojokerto, Jumat (20/8/2021).

Baca juga: Ratusan Pramuka SMP dan SMA di Kota Mojokerto Disuntik Vaksin Covid-19, Wujudkan Herd Immunity

Ning Ita sapaan Walikota Mojokerto optimistis perekonomian tetap tumbuh meskipun dalam situasi Pandemi Covid-19. Ini terbukti produk ekspor terutama 
furniture terus berjalan bahkan nyaris tidak terdampak Pandemi maupun saat pemberlakuan PPKM Darurat.

"Alhamdulilah di Kota Mojokerto perekonomiannya tumbuh hal ini dibuktikan dari ekspor yang terus berjalan tidak mengalami penurunan atau pengurangan sama sekali di saat pandemi maupun PPKM," ujar Ning Ita sapaan Walikota Mojokerto, Jumat (20/8).

Ning Ita menyebut, salah satu bukti perekonomiannya tetap tumbuh adalah ekspor furniture oleh PT Dong Lim yang dilakukan secara rutin setiap pekan kedua
Negara yakni Korea dan Jepang. Nilai ekspor furniture dari Kota Mojokerto di kedua negara itu kurang lebih Rp.600 juta per minggu. 

"Sehingga jika jumlah maka nilainya mencapai Rp.2,4 miliar dan Rp.28,8 miliar per tahun," terangnya.

Baca juga: Pemkot Bebaskan Biaya Perizinan Bagi Pelaku Usaha Kecil di Kota Mojokerto 

Selain PT. Dong Lim, sebut Ning Ita, produk-produk asli Kota Mojokerto seperti  alas kaki dari PT. Dragon sejak 1995 juga rutin ekspor ke berbagai negara seperti Amerika, Timur Tengah dan Eropa.

Kemudian selain PT. Dong Lim dan PT. Dragon, lanjut dia ada pabrik rokok di Jalan Pahlawan yang juga rutin ekspor ke Negara-negara di Asia.

Dalam kesempatan itu juga, Walikota Mojokerto menyampaikan percepatan vaksinasi sesuai intruksi dari Pemerintah Pusat.

Meski secara agregat angka vaksinasi Covid-19 Kota Mojokerto sudah diatas 100 persen tertinggi se-Jawa Timur, pihaknya 
 mengimbau vaksinasi Covid-19 bagi pekerja di pabrik furniture PT. Dong Lim. Total karyawan PT. Dong Lim sebanyak 170 namun masih ada 90 karyawan yang belum divaksin. 

"Jadi dalam kesempatan ini, kita juga menghimbau agar PT. Dong Lim segera mengagendakan jadwal vaksin untuk karyawannya, nanti kita bantu vaksinator dan vaksinnya bahkan bisa juga jemput bola vaksinnya nanti," pungkasnya. 

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kota Mojokerto, Ani Wijaya menambahkan Negara yang menjadi jujugan komoditas ekspor sepatu industri kecil mikro asal Kota Mojokerto yaitu Negara Yaman, Jepang, Singapura, Malaysia dan Peru.

"Kalau Negara asia yang kita ekspor adalah furniture dan rokok sedang Negara Amerika latin adalah produk alas kaki berupa sepatu dan sandal," tandasnya. 

Kumpulan berita Mojokerto terkini

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved