Breaking News:

Berita Madura

Bangkalan Bersiap Gelar PTM Terbatas, Wali Murid: Anak-anak Sudah Rindu Belajar di Kelas

Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan tengah mempersiapkan konsep Pembelajaran Tatap Muka (PTM) menyusul keputusan pemerintah memperpanjang masa PPKM L

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Ndaru Wijayanto
surya/ahmad faisol
Uji coba Pembelajaran Tatap Muka pernah dilakukan Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan namun hanya berlangsung selama satu minggu karena terjadi lonjakan kasus Covid-19 pada awal Juni 2021. Tampak siswa SDN I Jaddih, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan memadati sekolah di hari pertama uji coba, Senin (31/5/2021). 

“Anak-anak menjadi lebih malas untuk membaca, maunya secara instan. Dengan sistem pembelajaran secara daring, mereka bukan semakin pintar tetapi semakin bodoh. Anak-anak menjadi kurang paham karena penjelasan melalui ponsel terbatas, 5 menit selesai,” tutur Tutik.

Sistem pembelajaran daring, lanjutnya, semakin pelik karena dirinya tidak mampu berbuat banyak untuk mengembangkan potensi anak-anaknya.

Selain karena pekerjaan sebagai ibu rumah tangga menjadi terbengkalai, ia tidak menguasai metode pembelajaran layaknya seorang guru.  

“Jadinya malah menguras emosi. Saya hanya bisa menjelaskan kepada anak sebatas apa yang saya peroleh di sekolah dulu. Pastinya kan ada pergeseran baik secara keilmuan maupun metode pembelajarannya,” tegasnya.

Ia berharap, penerapan PTM bisa segera dilakukan dengan penerapan disiplin protokol kesehatan yang ketat. Sehingga anak-anak bisa aman dan nyaman kembali belajar tatap muka di kelas.

“Anak-anak sudah divaksin, begitu juga para guru. Kami malah bersyukur anak-anak bisa kembali belajar di kelas,” pungkas alumni SMP 1 Negeri Socah itu.

Sebelumnya, Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan telah menggelar uji coba selama dua minggu pelaksanaan PTM jenjang Paud, SD/MI, hingga SMP/MTs yang dimulai Senin (31/5/2021). 

Namun hal itu kemudian terlaksana hanya satu minggu lantaran terjadi lonjakan kasus Covid-19 di Kecamatan Arosbaya.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Zainul Qomar mengungkapkan, konsep awal PTM yang tengah dipersiapkan saat ini meliputi pembagian tiga kelompok belajar dengan komposisi 25 persen siswa dari total jumlah siswa di setiap kelas.

“Dalam seminggu apa harus dua kali apa satu kali, termasuk rencana penerapan satu jam pembelajaran setiap kelompok tanpa jam istirahat. Konsep awalnya seperti itu tetapi masih kami kaji karena petunjuk teknisnya belum ada,” ungkap Qomar.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved