Berita Nganjuk

Harga Bawang Merah di Nganjuk Kembali Anjlok Saat Panen Raya, Petani Harap Pemerintah Beri Perhatian

Harga bawang merah hasil panen raya petani di Kabupaten Nganjuk mengalami penurunan cukup signifikan.

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Ndaru Wijayanto
surya/Achmad Amru
Sejumlah pekerja pitil bawang merah hasil panen petani sebelum di pasarkan ke sejumlah pasar di wilayah Nganjuk ataupun luar Nganjuk. 

Oleh karena itu, tambah Yanto Kancil, pihaknya mengharapkan Pemerintah memberikan perlindungan kepada petani bawang merah sekarang ini dengan mencarikan solusi terbaik agar harga bawang merah tidak turun.

Yakni dengan memberikan kelonggaran pada komoditas bawang merah sebagai bumbu dapur seperti komoditas sembako sehingga bisa lebih mudah dikirim ke berbagai pasar di luar wilayah Kabupaten Nganjuk.

"Dengan demikian petani bawang merah bisa mendapatkan modal keuntungan untuk bisa kembal menanam bawang merah karena musim lagi baik sekarang ini," ucap Yanto Kancil.

Sementara sebelumnya Kepala Disperindag Kabupaten Nganjuk, Haris Jatmiko mengatakan, Pemkab Nganjuk tidak dapat intervensi terhadap harga komoditas bawang merah yang mengalami penurunan harga saat panen raya.

Ini dikarenakan harga bawang merah sudah menganut mekanisme pasar.

Dan yang bisa dilakukan Pemerintah Daerah, menurut Haris Jatmiko, dengan mencarikan solusi peluang pasar di wilayah lain yang bisa membeli bawang merah petani Nganjuk dengan harga lebih baik.

"Dan Pemkab Nganjuk sudah menjajaki kerjasama pemasaran bawang merah dengan Kota Banjarmasin. Nantinya produk bawang merah petani Nganjuk bisa dijual di wilayah tersebut dengan harga tinggi," tutur Haris Jatmiko.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved