Breaking News:

Berita Persebaya

Legenda Persebaya Mat Halil Berharap Bergulirnya Liga 1 Bisa Tepat Waktu

Legenda Persebaya Mat Halil berharap kompetisi Liga 1 bisa berjalan tepat waktu dan tidak tertunda lagi

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Samsul Arifin
Tribun Jatim Network
Suasana Latihan Pemain Sepakbola Usia Dini, Lapangan El Faza, Ketintang Barat 1, Surabaya, Selasa sore (24/8/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Febrianto Ramadani

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Menjelang bergulirnya kompetisi Liga 1 2021-2022 yang rencananya dimulai pada 27Agustus mendatang, Pelatih Elite Pro Academy, Mat Halil, berharap, bisa berjalan tepat waktu dan tidak tertunda lagi.

Menurutnya, selain menyangkut hajat hidup banyak pemain, ada imbas lain uang dirasakan oleh klub sepak bola selama dua tahun tidak diselenggarakan kompetisi sepakbola tertinggi di Indonesia itu.

"Seperti mengelola keuangan karena secara materi selama ini kacau tidak ada pemasukan. Jadi klub juga kasihan, sudah membeli pemain tapi liga ditunda. Bahkan imbasnya juga menyasar usia dini," ujarnya, Selasa (24/8/2021).

Di sela kegiatannya melatih pemain usia muda, Lapangan El Faza, Ketintang Barat 1, Surabaya, Mantan Pemain Persebaya yang berposisi sebagai bek sayap kiri tersebut menambahkan, banyak sekali klub internal yang dibawahi langsung oleh tim profesional, pastinya memperburuk kondisi pemain, lantaran kompetisi mandek atau ditunda.

"Contohnya Elite Pro Academy, dua tahun tidak ada aktivitas. Ada pemain yang berlatih mandiri. Tapi tidak maksimal," keluhnya.

Baca juga: Aji Santoso Berharap Pemain Asing Persebaya Tetap Bisa Tampil Meski Terganjal Aturan Vaksinasi

Guna menjaga kondisi pemain muda pada saat tidak ada kompetisi, lanjut Mat Halil, pihaknya membentuk mini turnamen yang diikuti 5 sampai 6 tim lalu. Namun, kondisi itu berbeda dengan Elite Pro Academy.

"Di Elite Persebaya belum ada persiapan sama sekali. Mungkin dengan banyaknya 20 klub yang masih latihan semua. Dari situ kami bisa mencari pemain dengan kondisi fisiknya tidak terlalu buruk. Cuma mentalnya harus ditempa kompetisi," ucapnya.

Lebih lanjut ia meminta, PSSI perlu memutar yang diikuti pemain U16, U18, dan U20. Mat Halil juga menambahkan, berdasarkan info yang ia dapat, akan ada Kompetisi Soeratin, dengan kategori pemain U17, U13 dan U15.

"Mudah mudahan diputar kompetisinya,karena anak anak juga butuh sarana berkompetisi. Tetap protokol kesehatan yang dirancang PSSI sama pengurus klub masing masing," ungkapnya.

"Sangat berpengaruh 2 tahun tidak ada kompetisi dimana usia mereka cocok untuk bermain tapi sayangnya mereka harus melewatinya karena pandemi. Jadi tidak bisa bermain. Akhirnya pemain yang berpotensi bagus malah sia sia," sambungnya. 

Meskipun demikian, untuk usia dini masih bisa diatasi lantaran banyak kompetisi di kelasnya masing masing. Hanya saja sifatnya tidak resmi. Disamping itu, bentuk latihan yang diberikan adalah mengenalkan cara bermain sepakbola.

"Kami kasih supaya ketika nantinya dipilih Persebaya Surabaya hingga promosi ke tim senior, anaknya tidak canggung," tandasnya.
 

--

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved