Breaking News:

MotoGP

Valentino Rossi Gantung Helm, Sosok Ini yang Kemungkinan Jadi Ikon Baru di MotoGP

Pembalap Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi, akan pensiun setelah MotoGP 2021 berakhir.

Editor: Taufiqur Rohman
YAMAHA MOTOR RACING SRL
Pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, saat mencoba Sirkuit Algarve di Portimao, Portugal, 7 Oktober 2020. Sirkuit Algarve akan menjadi tuan rumah seri MotoGP Portugal pada akhir musim ini. 

TRIBUNJATIM.COM - Pembalap gaek asal Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi, resmi pensiun setelah MotoGP 2021 berakhir.

Menyikapi hal tersebut Dorna Sports selaku penyelenggara MotoGP mulai memikirkan bagaimana bisnis besar MotoGP setelah Valentino Rossi yang sudah lama menjadi ikon MotoGP tetap berjalan dengan baik.

CEO Dorna, Carmelo Ezpeleta telah mempersiapkan momen ini selama bertahun-tahun.

Namun demikian, suasana pada konferensi pers pengunduran diri Valentino Rossi pada 5 Agustus di Spielberg itu mengundang banyak reaksi.

Salah satu pertanyaan yang muncul adalah siapa yang akan mengikuti jejak pembalap berjulukan The Doctor itu sebagai ikon MotoGP.

Baca juga: Hampir Finis di Urutan 3 MotoGP Austria 2021, Valentino Rossi Akhirnya Kembali Naik Podium

Pada 14 bulan lalu, Marc Marquez akan dinobatkan sebagai penerus yang layak. Tetapi, kini tidak ada yang tahu apakah bintang Repsol Honda itu akan mampu memperjuangkan gelar lagi setelah menjalani tiga operasi di lengan tangan kanannya.

Ezpeleta yakin bahwa Kejuaraan Dunia MotoGP berdiri di atas kaki yang kokoh dan tidak akan kehilangan daya tariknya bagi penonton di trek dan di depan layar TV, bahkan tanpa Rossi sebagai pembalap.

Rossi juga hanya menjadi sorotan yang tidak tentu 2020 dan 2021. Namun, rating TV tetap di level biasa.

"Karier dan kesuksesan Valentine itu unik. Tetapi, tidak perlu hanya memiliki satu ikon untuk waktu yang lama. Mari kita ingat, Kenny Roberts sangat dominan pada Kejuaraan Dunia 500cc 1978-1980," ucap Ezpeleta.

"Selanjutnya ada pembalap Amerika lainnya seperti Lawson, Mamola, Rainey, Spencer dan Schwantz datang. Pembalap Australia lebih unggul dengan kehadiran Doohan dan Gardner, kemudian dengan Stoner. Selalu ada generasi yang berbeda."

Halaman
12
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved