Breaking News:

Berita Madura

Pemkab Pamekasan Akan Gagas Pengurusan Dokumen Kependudukan Drive Thru

Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Madura akan menggagas program layanan Drive Thru untuk pengurusan dokumen kependudukan.

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Ndaru Wijayanto
tribunjatim/kuswanto
Kepala Disduk Capil Pamekasan, Achmad Faisol saat memberikan komentar 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Madura akan menggagas program layanan Drive Thru untuk pengurusan dokumen kependudukan.

Program ini digagas untuk mempermudah masyarakat Pamekasan yang ingin mengurus keperluan dokumen kependudukan yang rusak atau hilang.

Kepala Disduk Capil Pamekasan, Achmad Faisol menjelaskan, saat ini pihaknya bencana akan merelokasi Kantor Disduk Capil dari Jalan Jokotole ke Jalan Panglegur. 

Setelah rencana pemindahan kantor ini selesai dilakukan, pihaknya akan membuat layanan Drive Thru yang diberi nama 'Sajen Senneng'.

Nantinya, bila realisasi kantor baru itu diresmikan, pihaknya akan menggunakan pelayanan dengan konsep front office dan back office yang masuknya satu pintu.

"Nanti rencana kami akan ada tempat perekaman E-KTP khusus dan ada kontainer untuk Drive Thru. Jadi layanan pengurusan dokumen kependudukan ini tidak usah turun mobil, tapi yang dilayani dokumen kependudukan yang rusak dan hilang," kata Achmad Faisol, Rabu (25/8/2021).

Menurut Faisol, khusus dokumen kependudukan KTP, Akte Kelahiran dan KK milik masyarakat Pamekasan yang rusak, nantinya tidak usah lagi ke front office. Melainkan bisa langsung membuat di layanan Drive Thru.

"Ketika ada KTP, KK, akte kelahiran dan dokumen lainnya yang rusak, maka tinggal bawa berkas yang rusak itu, tidak usah ke front office lagi, cukup ke Drive Thru itu," jelasnya. 

Tak hanya itu, nantinya Disdukcapil Pamekasan juga akan membuka layanan 'Sapa Dispenduk'.

Layanan ini merupakan konsultasi secara dialog antara masyarakat dan pegawai Disdukcapil melalui via telepon.

Nantinya, masyarakat yang tidak paham mengenai pengurusan dokumen kependudukan bisa berkonsultasi langsung melalui via telepon dengan petugas.

"Perintah Bupati semakin cepat lebih baik. Saat ini kami masih merehab kantor, perangkat-perangkat dan jaringan, karena Disdukcapil itu tidak hanya sekedar mindah meja dan kursi tapi harus menyiapkan jaringan listrik dan jaringan internet," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved