Breaking News:

Berita Tuban

Tanggapi Dua Anggota Pagar Nusa Jadi Korban Pengeroyokan, Bupati Tuban Berharap Kasus Tak Terulang

Tanggapi dua anggota Pagar Nusa yang jadi korban pengeroyokan, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky berharap kasus serupa tak terulang.

Penulis: M Sudarsono | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/M Sudarsono
PC Pagar Nusa Tuban melaporkan kasus pengeroyokan yang terjadi di Kecamatan Plumpang, ditemui Kanit Resmob Satreskrim Polres Tuban, Senin (23/8/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mochamad Sudarsono

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Dua anggota Pagar Nusa (PN) Tuban dikeroyok orang tak dikenal, di Desa Klotok, Kecamatan Plumpang, Tuban, Jumat (20/8/2021) malam.

Akibatnya mereka mengalami luka-luka.

Masing-masing adalah Syaiful Anwar (21) warga Desa Klotok kini dirawat di RSUD dr Koesma Tuban. Sedangkan Muhammad Nur Hasyim (26) warga Desa Kedungsoko, Kecamatan Plumpang, dirawat di puskesmas setempat.

Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky menanggapi kejadian tersebut.

Ia menyatakan, sepenuhnya persoalan menjadi wewenang pihak berwajib atau kepolisian.

Bupati muda itu berharap kejadian pengeroyokan yang melibatkan perguruan silat tidak terjadi lagi.

"Untuk kasus hukumnya ranah polisi, perguruan silat agar tetap menjaga kekompakan karena Tuban masih membutuhkan lompatan-lompatan untuk mewujudkan kemajuan," ujarnya, Rabu (25/8/2021).

Pria yang juga sebagai Ketua DPD Golkar itu meminta, tidak ada lagi perselisihan atau pengeroyokan jika segala persoalan bisa diselesaikan dengan cara komunikasi.

Sebagai antisipasi, Pemkab Tuban berencana untuk mengumpulkan perguruan silat yang ada di Tuban.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved