Breaking News:

Berita Kediri

Tingkatkan Produktivitas Masyarakat Pemkot Kediri Bantu Benih Ikan Koi

Pemkot Kediri melalui Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Kediri memberikan bantuan benih ikan sebanyak 10.000 ekor kepada kelompok

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Didik Mashudi
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar memberikan bantuan benih ikan koi kepada kelompok petani ikan koi di Kelurahan Gayam, Kamis (26/8/2021). 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Didik Mashudi

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Pemkot Kediri melalui Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Kediri memberikan bantuan benih ikan sebanyak 10.000 ekor kepada kelompok petani ikan koi di Kelurahan Gayam, Kamis (26/8/2021).

Ada dua jenis benih ikan koi yang diberikan yakni, koi kujaku doitsu dan koi chagoi. Bantuan benih ikan koi ini untuk mendorong produktifitas serta peningkatan ekonomi masyarakat petani ikan koi.

Ifan, salah satu perwakilan petani ikan koi berterima kasih kepada Pemkot Kediri yang telah memberikan bantuan benih ikan koi. Karena saat ini masyarakat mulai tertarik menggeluti ternak ikan koi.

 “Terima kasih Pak Walikota dan Pemerintah Kota Kediri. Semoga ke depan terus dapat membimbing. Selama ini pemasaran ikan koi secara online melalui facebook dan Instagram. Semoga ke depan semakin berkembang dan berhasil,” jelasnya.

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengungkapkan, beternak ikan hias memiliki potensi ekonomi yang besar.
Apalagi di Kota Kediri kurang memiliki lahan yang luas, jadi beternak ikan hias sangat tepat.

Apalagi ikan koi juga banyak penikmatnya, sehingga akan banyak dicari. 

“Kalau mau dibuat pariwisata sangat bisa dan punya potensi yang sangat baik yakni petani koi. Saya dari dulu bilang ke Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian kalau kita mau beternak ayam atau sapi di Kota Kediri itu sulit. Kita harus cari beternak apa yang tidak bau dan bersahabat dengan tetangga. Paling mudah ya beternak ikan,” ujarnya.

Baca juga: Sosok Kapolri yang Diberhentikan Soeharto, Bermula Bongkar Perkosaan, Pesan Sang Ibu Bikin Tenang

Di Kelurahan Gayam memiliki potensi yang besar. Sehingga kelompok petani ikan koi harus berkolaborasi bersama masyarakat sekitar. 

Harus dikelompokkan bagian bertani dan bagian penjualannya. Media sosial harus dimanfaatkan untuk memasarkan ikan koi. 

“Lihat dan belajar pada mereka yang sudah berhasil. Lalu lakukan Amati, Tiru Modifikasi (ATM). Kalau sudah jalan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian bisa menyiapkan indukan yang bagus. Kuncinya harus telaten Insya Allah nanti akan berhasil,” ungkapnya.(didik mashudi)

Kumpulan berita Kediri terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved