Breaking News:

Berita Madura

Capaian Vaksinasi di Sumenep Rendah, Bupati Achmad Fauzi: Akibat Informasi Hoax

Realisasi vaksinasi Covid-19 di seluruh kabupaten di Madura, termasuk Sumenep tercatat masih rendah. Penyebabnya banyak berita bohong (hoax) yang ters

Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Ndaru Wijayanto
SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
PELANTIKAN - Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sumenep, Achmad Fauzi dan Hj Dewi Khalifah saat menuju Gedung Grahadi jelang Pelantikan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten/Kota Di Jawa Timur 2021 sesi pertama, Jumat (26/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNJATIM.COM, SUMENEP - Realisasi vaksinasi Covid-19 di seluruh kabupaten di Madura, termasuk Sumenep tercatat masih rendah. Penyebabnya banyak berita bohong (hoax) yang tersebar di masyarakat.

Hingga saat ini di Sumenep, untuk capaian vaksinasi Covid-19 dosis I sebesar 10,5 persen dan dosis II baru 5,3 persen.

Merespon hal tersebut, Bupati Sumenep Achmad Fauzi mengatakakan bahwa rendahnya capaian vaksinasi itu karena banyak warga yang termakan informasi-informasi hoax yang mengakibatkan masyarakat takut untuk divaksin Covid-19.

"Kabar-kabar atau berita menyesatkan yang beredar di masyarakat ini, katanya kalau habis divaksin malah sakit. Bahkan ada yang meninggal. Ini kan tidak bener," kata Achmad Fauzi pada hari Jumat (27/8/2021).

Dari itu, pihaknya telah menggandeng para tokoh Agama dan tokoh masyarakat untuk ikut menyukseskan program percepatan vaksinasi Covid-19.

"Kami berharap, melalui tokoh-tokoh masyarakat maupun tokoh agama, masyarakat bersedia divaksin dan tidak perlu percaya pada kabar hoax," pintanya.

Bahkan kata orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep ini, pada hari Selasa (24/08/2021) lalu, pihaknya telah menggelar vaksinasi serentak di seluruh kecamatan di Kabupaten Sumenep dengan hadiah sepeda motor, sepeda gunung, televisi, dan hadiah-hadiah menarik lainnya.

"Ini juga upaya kami untuk meningkatkan minat masyarakat mengikuti vaksinasi. Kami targetkan ada 27 ribu peserta vaksinasi di 27 kecamatan di Sumenep," jelasnya.

Ia mengatakan, dalam beberapa waktu ini, temuan kasus Covid-19 di Sumenep mulai melandai. Angka kesembuhan meningkat.

Persentase Bed Occupancy Rate (BOR) atau keterisian kamar di Rumah Sakit rujukan Covid-19 juga turun.

"Meski begitu, pandemi ini belum berakhir. Karenanya, kita semua berharap agar herd community bisa segera terbentuk melalui percepatan vaksinasi," terangnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved