Breaking News:

Berita Jember

Akhiri Polemik, Bupati Jember dan Pejabatnya Kembalikan Honor Pemakaman Jenazah Covid-19 ke Kasda

Akhiri polemik yang terjadi, Bupati Jember Hendy Siswanto dan pejabatnya kembalikan honor pemakaman jenazah Covid-19 ke kas daerah.

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Sri Wahyunik
Bupati Jember, Hendy Siswanto, 2021. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sri Wahyunik

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Setelah dua hari ramai menjadi perbincangan, pejabat Pemkab Jember akhirnya mengembalikan honor pemakaman jenazah Covid-19 (virus Corona) ke kas daerah (kasda).

Hal ini ditegaskan oleh Bupati Jember, Hendy Siswanto ketika diwawancarai Tribun Jatim Network, Jumat (27/8/2021) sore.

Pengembalian tersebut untuk menyelesaikan polemik yang terjadi selama dua hari terakhir.

"Hari ini kami berdiskusi, dan memutuskan mengembalikan honor pemakaman pasien Covid-19 ke kas daerah. Kami berempat. Ini untuk memutus, menyelesaikan polemik," ujar Bupati Hendy yang ditemui di TPA Pakusari.

Hendy menuturkan, SK tentang pemakaman pasien Covid-19, dan honor pemakaman tersebut legal.

SK tersebut menyebut tentang pengarah, penanggung jawab, ketua, juga sekretaris, serta anggota. Pengarah adalah kepala daerah, sementara penanggung jawab adalah Sekda Jember Mirfano, Ketua dijabat oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah M Djamil, dan Sekretaris oleh Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jember Penta Satria. Sedangkan anggota adalah 10 orang dari unsur BPBD Jember.

"SK dan honor ini legal. Jumlahnya akumulasi dari orang yang meninggal. Tiga hari lalu, saya dapat kaget (melihat nilainya). Saya sudah tanda tangan. Maunya diberikan kepada keluarga korban yang meninggal dunia, namun jumlahnya tidak banyak (Rp 100.000 jika diberikan), terlalu kecil. Akhirnya setelah diskusi, maka kami kembalikan ke kasda. Tidak elok rasanya dapat anggaran pemakaman, karena yang tepat itu untuk petugas pemakaman (petugas lapangan)," terang Hendy.

Baca juga: Bupati Jember Hendy Sebut Kentongan Merupakan EWS Berbasis Lokal, Alat Pemberitahuan Ada Bencana

Uang yang dikembalikan ke kas daerah berjumlah Rp 282 juta. Uang tersebut dikembalikan ke kasda yang berada di Bank Jatim, Jumat (27/8/2021).

Lebih lanjut, Hendy menambahkan, pihaknya juga akan mengevaluasi aturan perihal penanganan Covid-19.

"Selanjutnya kami akan mengevaluasi SK kami, termasuk SK semua tentang penanganan Covid-19. Semoga ini nanti bisa lebih bermanfaat bagi masyarakat," pungkas Hendy.

Seperti diberitakan, ramai menjadi perbincangan sejumlah kalangan di Jember perihal honor pemakaman pasien Covid-19 yang diterima oleh Bupati Jember Hendy Siswanto, Sekda Jember Mirfano, Kepala BPBD Jember M Djamil, dan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jember Penta Satria.

Setiap orang menerima honor sebesar Rp 70,5 juta untuk 705 kali pemakaman di bulan Juni 2021. Totalnya mencapai Rp 282 juta.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved