Breaking News:

Berita Madura

Atasi Kekeringan di Sumenep, Achmad Fauzi Turun Langsung Saat Penyaluran Air Bersih

Bencana kekeringan pada musim kemarau yang melanda di Kabupaten Sumenep menjadi perhatian Bupati Achmad Fauzi

Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Ali Hafidz
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi saat turun langsung memberikan bantuan air bersing di Kecamatan Rubaru (27/8/2021). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNJATIM.COM, SUMENEP - Bencana kekeringan pada musim kemarau yang melanda di Kabupaten Sumenep menjadi perhatian Bupati Achmad Fauzi.

Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep ini turun langsung menyerahkan bantuan dropingvair bersih di dusun Bato Guluk Desa Basoka, Kecamatan Rubaru pada hari Jumat (27/8/2021).

Achmad Fauzi menyampaikan, hal ini katanya setelah mendapat pengaduan langsung dari Masyarakat melalui layanan call center 112 tentang krisis air bersih tersebut.

Dari itu katanya, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep langsung mengirimkan dua tangki droping air bersih ke lokasi.

Begitu mobil tangki yang berisi air bersih tiba di lokasi, masyarakat langsung mulai berdatangan. Mereka membawa ember, jerigen dan alat lainnya untuk membawa air bersih ke rumahnya masing-masing.

Polistisi DPC PDI Perjuangan Sumenep ini mengatakan, untuk mengatasi krisis air bersih di dusun tersebut untuk sementara pihaknya akan memberikan bantuan pengadaan tandon.

"Ketika sudah ada tandon, suplai air bersih dari pemerintah bisa ditampung di tandon dan masyarakat bisa mengambilnya di tandon. Nanti suplainya bisa dua atau empat hari sekali. Itu akan lebih efisien," katanya.

Sementara untuk jangka panjangnya, pemerintah akan mencoba melakukan pengeboran di lokasi yang diperkirakan ada sumber airnya.

Baca juga: Sosok Kapolri yang Diberhentikan Soeharto, Bermula Bongkar Perkosaan, Pesan Sang Ibu Bikin Tenang

Jika berhasil nanti katanya, maka selain untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat juga bisa memanfaatkannya untuk pertanian.

"Karena untuk pengeboran di sini juga sulit. Cenderung keluar gas. Tapi tadi Pak Kadesnya menyampaikan, bahwa ada titik yang kemungkinan ada sumber airnya. Insya Allah kalau anggarannya memungkinkan, kami akan lakukan pengeboran tahun ini," terangnya.

Selain menyalurkan bantuan air bersih, dalam kesempatan tersebut orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep itu juga memberikan bantuan beras kepada masyarakat.

Terpisah, salah seorang warga bernama Abdurrahman, mengucapkan terima kasih kepada Bupati Sumenep karena telah merespons langsung pengaduan yang dibuat dirinya melalui call center 112 pagi tadi sekitar pukul 08.00 WIB.

"Masyarakat di sini kesulitan mendapat air bersih untuk keburuhan sehari-hari, seperti untuk diminum, memasak dan mencuci. Untuk mendapat air bersih harus mencari yang jaraknya sekitar satu kilo meter," katanya.

Kumpulan berita Madura terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved