Breaking News:

Berita Madura

Dongkrak Potensi Pemuda Sumenep, Pemkab Luncurkan Program 'Santri Milenial Entrepreneur'

Pemkab Sumenep luncurkan program Santri Milenial Entrepreneur. Upaya mendongkrak potensi pemuda Sumenep.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Hefty Suud
TribunJatim.com/Ali Hafidz Syahbana
Pelatihan Digital Marketing BLKK Fatimah Binti Gauzan Manding, Kabupaten Sumenep, Sabtu(28/8/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNJATIM.COM, SUMENEP - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep telah meluncurkan program "Santri Milenial Entrepreneur".

Program tersebut merupakan bagian dari upaya melahirkan wirausaha muda yang handal dan memiliki daya saing dari kalangan santri dan alumni pondok pesantren.

Dalam praktiknya, program yang menjadi amanat Perda Nomor 5 Tahun 2019 tentang Kepemudaan tersebut dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata Kebudayaa Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) setempat.

Santri Milenial Entrepreneur juga dihadirkan dalam rangka mendongkrak potensi pemuda Sumenep lewat berbagai jenis pelatihan.

Diantaranya ialah digital marketing. Peserta pelatihan ini berjumlah 128 orang dan dilaksanakan di lokasi.

Baca juga: Universitas PGRI Adi Buana MoU dengan Laznas LMI Perkuat Tri Dharma Perguruan Tinggi

Beberapa lokasi pelatihan digital marketing ini ialah BLKK Al Amien Parenduan, BLKK Nurul Islam Bluto, BLKK Fatimah Binti Guzan Manding dan BLKK Al - Hidaya Arjasa.

"Jumlah peserta di masing-masing BLKK berjumlah 32 orang yang terbagi dua sesi. Pelatihannya dilaksanakan selama tujuh hari," kata Syaifuddin Anshari, Plh Disparbudpora Sumenep, Sabtu (28/8/2021).

Menurutnya, setelah mengikuti pelatihan program tersebut, peserta diharapkan dapat mengoperasionalkan sistem marketing berbasis digital.

"Saat ini terdapat 40 website baru yang difungsikan untuk menampung produk-produk yang akan dijadikan oleh peserta dalam menjual produk unggulan di masing masing daerah masing masing peserta," lanjutnya.

Pihaknya melanjutkan, setelah menguasai pelatihan Digital Marketing, peserta juga diharapkan dapat menjual jasa bagi para pemilik produk unggulan untuk menawarkan jasa produk.

"Tentu harapannya nanti, baik di dalam maupun luar Negeri," katanya.

Berita tentang Sumenep

Berita tentang Madura

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved