Breaking News:

Berita Jember

DPRD Jember Sarankan Pejabat Penerima Honor Pemakaman Jenazah Covid-19 untuk Kembalikan: Tak Pantas

Ketua Komisi A DPRD Jember menyarankan pejabat Pemkab Jember yang terima honor pemakaman jenazah Covid-19, untuk mengembalikannya: Tak pantas

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Ilustrasi pemakaman pasien Covid-19 - DPRD Jember Sarankan Pejabat Penerima Honor Pemakaman Jenazah Covid-19 untuk Kembalikan. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sri Wahyunik

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Ketua Komisi A DPRD Jember, Tabroni menyarankan pejabat Pemkab Jember yang menerima honor pemakaman jenazah Covid-19 (virus Corona), untuk mengembalikan honor tersebut.

Tabroni menegaskan, honor pemakaman itu sepantasnya diterima oleh petugas di lapangan.

"Honor pemakaman itu diterima oleh petugas di lapangan, alias petugas yang benar-benar melakukan pemakaman. Berapa kegiatan pemakaman yang mereka lakukan, itulah yang direkapitulasi," ujar Tabroni kepada Tribun Jatim Network, Jumat (27/8/2021).

Lalu ketika bupati, sekretaris daerah, kepala BPBD, juga kepala bidang di BPBD menerima honor pemakaman senilai Rp 100.000 per kegiatan pemakaman, menurut Tabroni, mereka tidak pantas menerimanya.

"Kalau mau menerima honor dalam kapasitas pengarah, silakan alokasikan honor kegiatan pengarah itu per bulan, bukan per kegiatan. Tentunya honornya berdasarkan nilai kepantasan," imbuh politisi PDI Perjuangan tersebut.

Tabroni awalnya tidak percaya jika pejabat mau menerima honor pemakaman tersebut.

Namun dari keterangan bupati sendiri, imbuhnya, para pejabat itu menerima honor pemakaman.

"Ternyata mereka menerima. Oleh karena itu, seharusnya dikembalikan segera. Karena ini tidak pantas, juga janggal. Dasar apa yang dipakai membuat regulasi tersebut. Jika mengacu kepada Perpres Nomor 33 Tahun 2020, honor kegiatan pengarah itu per bulan, dengan kisaran Rp 1 juta - Rp 1,5 juta per bulan. Bukan per kegiatan yang kemudian sampai segitu jumlahnya," tegasnya.

Komisi A, komisi yang membidangi hukum dan pemerintahan tersebut, lebih lanjut mengharapkan ada evaluasi terhadap regulasi tentang pemakaman pasien Covid-19.

Baca juga: Akhiri Polemik, Bupati Jember dan Pejabatnya Kembalikan Honor Pemakaman Jenazah Covid-19 ke Kasda

"Sebaiknya ada evaluasi terhadap regulasi tersebut. Karena ada yang janggal," tegasnya.

Seperti diberitakan, ramai menjadi perbincangan sejumlah kalangan di Jember perihal honor pemakaman pasien Covid-19 yang diterima oleh Bupati Jember Hendy Siswanto, Sekda Jember Mirfano, Kepala BPBD Jember M Djamil, dan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jember Penta Satria.

Setiap orang menerima honor sebesar Rp 70,5 juta untuk 705 kali pemakaman di bulan Juni 2021. Totalnya mencapai Rp 282 juta.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved