Breaking News:

Berita Jatim

Kejar Herd Immunity, Sebanyak 39.688 Pekerja Industri Jatim Telah Tervaksin

Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah membantu vaksinasi untuk sebanyak 39.688 orang pekerja di berbagai sektor industri padat karya

Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Samsul Arifin
Tribun Jatim Network
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau vaksinasi yang diselenggarakan untuk 7.500 pekerja di PT Jatim Autocomp Indonesia, Pasuruan, Sabtu (28/8/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Fatimatuz Zahroh

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Pemerintah Provinsi Jawa Timur tengah mengupayakan untuk menggencarkan vaksinasi bagi pekerja industri padat karya. Per hari ini, Sabtu (28/8/2021), Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah membantu vaksinasi untuk sebanyak 39.688 orang pekerja di berbagai sektor industri padat karya.

Ketua SPSI Jawa Timur Achmad Fauzi menyampaikan terima kasihnya pada Pemprov Jatim yang telah memfasilitas vaksinasi bagi kalangan pekerja dj Jawa Timur. Pasalnya pihaknya sudah mengajukan vaksinasi kepada Pemprov Jatim untuk sebanyak 52.499 yang ada di Jawa Timur. Dan yang telah terealisasi vaksinasi ada sebanyak 39.688 orang pekerja. 

"Kami menyampaikan terima kasih tak terhingga atas perhatian Gubernur Jatim pada pekerja industrii padat karya. Vaksinasi untuk pekerja indistri padat karya ini sangat penting, karena dengan vaksin, maka pekerja bisa tetap aman dan sehat selama bekerja dan ekonomi keluarga bisa terus berjalan," kata Fauzi, di sela pelaksanaan vaksinasi di PT Jatim Autocomp Indonesia, Pasuruan.

Pasalnya vaksinasi untuk 7.500 pekerja di pabrik tersebut hari ini tengah ditinjau langsung oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Kunjungan itu dilakukan guna memantau vaksinasi dilaksanakan secara ketat prokes dan tertib. Selain itu pekerja selesai divaksin langsung mendapatkan sertifikat bukti telah divaksin.

"Kami laporkan setelah di sini kami minggu depan kita juga akan laksanakan vaksinasi di PIER. Setelah dari Pasuruan kita akan ke Probolinggo, Malang, Lamongan dan seterusnya. Ini akan dilanjutkan terus sampai semua pekerja kita semia yang bekerja di peusahaan padat karya dapat vaksin," tegasnya.

Baca juga: Khofifah Vaksinasi Serentak 57.000 Pelajar SMA/SMK Se-Jatim, Support PTM Terbatas yang Dimulai Senin

Gubernur Khofifah usai melakukan peninjauan dan wawancara dengan media, mengatakan bahwa sudah banyak industri esesnsial di Jatim yang telah beroperasi dan mengkaryakan pekerjanya di tengah pandemi. Totalnya industei padat karya sektor esesnsial itu ada di 14 kabupaten kota di Jatim.

Menurutnya, industru padat karya di 14 kabupaten kota itu harus disiapkan segala sesuatunya. Termasuk vaksinasi yang bisa membantu memberikan rasa aman bagi pekerja dalam bekerja sehari hari di tengah pandemi.

"Kalau vaksinasi bisa dipercepat, maka industri padat karya di berbagai sektor segera bisa dimulai dan dimaksimalkan secara bertahap kapasitas produksinya, jam operasionalnya seperti semula. Dengan harapan ekonomi Jatim pun akan tumbuh maksimal," tegasnya.

Tidak hanya itu, Khofifah juga menyampaikan terima kasih pada korporasi yang bersinergi dengan Pemprov Jatim dalam pelaksanaan vaksinasi ini. Ia juga mengingatkan agar prokes terus dijaga dalam jalannya perusahaan.

Ia mengingatkan agar ventilasi pabrik harus terjaga untuk diberikan, kemudian durasi bekerja dalam ruangan juga harus dibatasi dan juga lokasi atau daerah tempat operasi pabrik tersebut.

"Ini untuk menjaga perlindungan keselamatan kita semua," pungkas Khofifah.

Melalui berbagai kanal pelaksanaan vaksinasi pekerja secara sinergis di Jawa Timur, baik melalui vaksinasi program, vaksinasi gotong royong, maupun program vaksinasi khusus yang diinisiasi Pemerintah Jawa Timur optimis dapat mempercepat tercapainya Herd Immunity bagi seluruh komponen masyarakat termasuk pekerja.

Ia juga berharap dunia usaha beserta para pekerjanya segera divaksin dengan harapan semua sehat di tengah pandemi Covid-19 yang pada akhirnya mempercepat berakhirnya pandemi sehingga pemulihan ekonomi nasional bisa segera tercapai.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved