Breaking News:

Berita Jatim

Khofifah Ajukan Suplai 3,2 Juta Dosis Vaksin Covid-19 untuk Capai 100 Persen Vaksinasi Remaja Jatim

Gubernur Khofifah mengajukan suplai 3,2 juta dosis vaksin Covid-19 untuk mencapai 100 persen vaksinasi remaja di Jawa Timur.

Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Dwi Prastika

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Fatimatuz Zahroh

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyebut, saat ini capaian vaksinasi Covid-19 (virus Corona) untuk guru di Jawa Timur sudah mencapai 88,48 persen untuk dosis pertama dan 77,74 persen untuk dosis kedua.

Sedangkan untuk siswa SMA, SMK dan SLB sesuai kewenangan Provinsi Jawa Timur sudah mencapai 7,79 persen untuk dosis pertama dan sebanyak 1,31 persen untuk dosis kedua. 

Dikatakan Khofifah, saat ini dibutuhkan suplai vaksin setidaknya 3,2 juta dosis agar bisa melengkapi capaian vaksinasi untuk sasaran target remaja dengan usia 12 tahun hingga 17 tahun. 

“Untuk mencapai 100 persen untuk sasaran usia 12 tahun sampai 17 tahun dibutuhkan 3,2 juta dosis vaksin," tegasnya, Jumat (27/8/2021).

Oleh karena itu, saat ini Khofifah tengah meminta pada pemerintah pusat bisa mencukupi kebutuhan vaksin di Jawa Timur, untuk remaja, yang di dalamnya merupakan pelajar. 

"Kami meminta Kementerian Kesehatan supaya segera memenuhi kebutuhan tersebut, selain kebutuhan untuk masyarakat umum juga masih cukup tinggi," tambahnya.

Menurut Khofifah, adanya suplai vaksin menjadi langkah strategis demi percepatan vaksinasi untuk pelajar dan tercapainya herd immunity (kekebalan kelompok). 

Baca juga: Gubernur Khofifah Indar Parawansa Terbitkan SE Penanganan Anak Yatim Piatu Akibat Covid-19

Lebih lanjut Khofifah tengah merencanakan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 serentak untuk pelajar pada Sabtu (28/8/2021) dan Minggu (29/8/2021). 

"Besok kami akan melakukan vaksinasi serentak 57 ribu dosis. Ini di luar vaksinasi reguler pemerintah kabupaten/kota, di dalamnya juga terdapat sasaran pelajar," imbuhnya.

Sebagaimana dikatakan Khofifah, sekolah tatap muka untuk jenjang SMA/SMK dan SLB di Jawa Timur untuk daerah dengan level 3 dan 2 akan dimulai Senin 30 Agustus 2021 mendatang.  

Khofifah mengharuskan guru dan tenaga kependidikannya sudah divaksin, unit pendidikan sudah mendapatkan izin dari Satgas Covid-19 kabupaten/kota setempat dan izin orang tua/wali siswa.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved