Breaking News:

Berita Jatim

Khofifah Vaksinasi Serentak 57.000 Pelajar SMA/SMK Se-Jatim, Support PTM Terbatas yang Dimulai Senin

Gubernur Khofifah Indar Parawansa memberikan vaksin Sinovac sebanyak 57.000 dosis yang dibagikan pada para siswa SMA SMK di 38 Kabupaten Kota di Jatim

Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Samsul Arifin
Tribun Jatim Network
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat meninjau vaksinasi serentak untuk pelajar SMA SMK se Jatim, di SMP-SMK Islam Krembung Sidoarjo, Sabtu (28/8/2021). 

Laporan Wartwan Tribun Jatim Network, Fatimatuz Zahroh

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Vaksinasi serentak untuk pelajar SMA/SMK Se-Jawa Timur kembali digelar oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Sabtu (28/8/2021). Gubernur Khofifah Indar Parawansa memberikan vaksin Sinovac sebanyak 57.000 dosis yang dibagikan pada para siswa SMA SMK di 38 Kabupaten Kota di Jawa Timur.

Masing-masing kabupaten kota di Jawa Timur mendapatkan kuota vaksin sebanyak 1.500 dosis. Yang diharapkan dalam dua hari ini segera disuntikkan guna menyiapkan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas yang di Jatim akan mulai digelar Senin (30/8/2021) mendatang.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, PTM di Jatim boleh digelar bagi yang daerahnya sudah masuk level 1, level 2 dan level 3. Sehingga bagi yang daerahnya masih level 4 belum dibolehkan untuk menyelenggarakan PTM Terbatas.

Guna memantau pelaksanaan vaksinasi serentak untuk pelajar SMA SMK se Jatim ini, siang ini Khofifah meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi di SMP-SMK Islam Krembung Kabupaten Sidoarjo. Di sekolah ini ada sebanyak 5.000 siswa yang divaksin dengan kerjasama bersama IKA Unair.

Tidak hanya itu, di sekolah tersebut, Khofifah juga melakukan video conference dengan sejumlah sekolah yang hari ini melaksanakan vaksinasi serentak. Seperti dentan SMKN 2 Sampang, SMKN 1 Jombang, dan sejumlah sekolah lain.

Baca juga: Ribuan Santri Lirboyo Disuntik Vaksin Covid-19, Gubernur Khofifah dan Forkopimda Siap Tambah Dosis

Dalam video conference itu, Khofifah berbincang dengan para siswa, kepala sekolah dan para guru. Ia juga memesankan bagi sekolah yang akan memulai PTM besok lusa harus menegakkan prokes dengan sebaik-baiknya demi menjaga semua dalam kondisi sehat dan aman. Selain itu ia menegaskan bahwa siswa yang mengikuti PTM harus mendapatkan izin dari orang tua murid.

"Hari ini ada kebutuhan percepatan vaksinasi untuk PTM. Dan di Sidoarjo ini sudah level 3, maka sudah boleh melakukan pembelajaran tatap muka secara terbatas. Dengan syarat-syarat seperti yang tercantum dalam Inmendagri nomor 35 tahun 2021 antara lain kapasitas maksimal 50 persen dari normal. Lalu masuknya maksimal 2 kali dalam seminggu sekali, dan sehari hanya dua jam sekolah karena per mata pelajaran hanya 30 menit," kata Khofifah.

Oleh karena itu, ditegaskan Khofifah bahwa saat ini percepatan vaksinasi siswa harus dilakukan secara lebih masif. Pemprov Jatim pun saat ini melakukan maksimalisasi vaksinasi dengan menggelar vaksinasi serentak untuk pelajar SMA SMK dengan stok vaksin Sinovac yang ada di Pemprov.

"Dan untuk kabupaten kota kalau masih ada stok vaksin Sinovac tolong diprioritaskan untuk pelajar supaya masing-masing yang sudah bisa PTM relatif lebih secure. Karena pada dasarnya guru, dan tenaga kependidikan yang harus tervaksin, tapi kalau muridnya sudah tervaksin maka tingkat perlindungan bisa lebih tinggi," tegasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved