Breaking News:

Berita Madura

Pemkab Pamekasan dan Bea Cukai Madura Akan Kolaborasi Berantas Peredaran Rokok Ilegal

Pemerintah Kabupaten Pamekasan, dan Bea Cukai Madura akan melakukan kerjasama dalam mengoptimalkan pemanfaatan dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Kuswanto Ferdian
Suasana saat Pemkab Pamekasan dan Bea Cukai Madura melakukan koordinasi persiapan operasi bersama pemberantasan rokok ilegal. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Pemerintah Kabupaten Pamekasan, dan Bea Cukai Madura akan melakukan kerjasama dalam mengoptimalkan pemanfaatan dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

Ini dilakukan sebagai upaya nyata dalam menggiatkan program pemberantasan rokok ilegal.

Nantinya, kedua pihak ini akan melakukan 'Operasi Bersama' di sejumlah pasar yang terdapat di kabupaten setempat.

Operasi pasar bersama itu merupakan bagian dari operasi kegiatan pemberantasan BKC (Barang Kena Cukai) ilegal di bawah koordinasi Bea dan Cukai dengan tujuan memberikan pemahaman yang mengedukasi kepada masyarakat terkait BKC ilegal.

Selain itu, direncanakan juga operasi bersama pemberantasan BKC ilegal di bawah koordinasi Bea dan Cukai yang dibiayai DBHCHT.

Koordinasi rencana operasi bersama ini meliput tim yang berasal dari Polres Pamekasan, Sub Denpom V /4-3,  Satpol PP serta pemerintah daerah.

Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Madura, Trisilo Asih Setyawan memberikan pengarahan teknis terkait bagaimana operasi pasar yang akan dijalankan.

Selain itu, Trisilo juga menjelaskan, tentang pentingnya mengetahui dan memahami bagaimana ciri-ciri rokok ilegal guna memberikan pengetahuan lebih bagi tim yang bertugas.

"Nantinya anggota akan dibagi menjadi enam tim untuk mempermudah penyebaran titik lokasi yang dituju," kata Trisilo Asih Setyawan, Sabtu (28/8/2021).

Baca juga: Perwira TNI AU Takut Bukan Main Saksikan Pesawat Jatuh & Meledak di Depan Soekarno, Tewaskan 1 Pilot

Pihaknya berharap, adanya enam tim gabungan ini bisa lebih efektif dan efisien untuk bisa menyasar ke lokasi yang telah ditentukan sebagai target operasi.

Kumpulan berita Madura terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved