Breaking News:

Berita Mojokerto

Pemkot Mojokerto Dapat Proyek Program Kotaku Rp.3,7 miliar

Pemkot Mojokerto mendapat Bantuan Pemerintah Untuk Masyarakat (BPM) Program Kotaku (Kota Tanpa Kumuh) kurang lebih total Rp.3,7 miliar.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Januar
TribunJatim.com/ M Romadoni
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari meninjau pembangunan dari program BPM Kotaku di Lingkungan Kemasan, Kelurahan Blooto, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto, Sabtu (28/8/2021). 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, M Romadoni

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO- Pemkot Mojokerto mendapat Bantuan Pemerintah Untuk Masyarakat (BPM) Program Kotaku (Kota Tanpa Kumuh) kurang lebih total Rp.3,7 miliar.

Program bantuan melalui skema padat karya tunai dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tersebut digunakan untuk pemeliharaan/ rehabilitasi drainase maupun jalan paving di 10 kelurahan.

Di antaranya, Kelurahan Gedongan, Kelurahan Gununggedangan, Kelurahan Magersari, Kelurahan Sentanan, Kelurahan Blooto, Kelurahan Kranggan, Kelurahan Mentikan Kelurahan, Miji, Kelurahan Prajuritkulon dan Kelurahan Surodinawan.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari menjelaskan BPM Kotaku Tahun 2021 ini merupakan bagian dari skema program pemulihan ekonomi Nasional.

Ini sampaikan saat Ning Ita sapaan Walikota bersama Kepala Dinas PUPR Kota Mojokerto, Mashudi meninjau program BPM Kotaku di Jl Kemasan Ampel, Lingkungan Kemasan RT02,RT03/RW03, Kelurahan Blooto, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto, Sabtu (28/8/2021).

"Untuk tahun 2021 ini skema-nya memang bagian dari pemulihan ekonomi Nasional dan masyarakat yang kehilangan mata pencaharian dampak Pandemi dilibatkan dalam proyek padat karya tunai karena persyaratannya memang harus melibatkan warga di lingkungan sekitar," ungkapnya.

Dalam kegiatan peninjauan tersebut Ning Ita melihat langsung pengerjaan pembangunan drainase dan jalan paving di Lingkungan Kemasan, Kelurahan Blooto yang menelan anggaran kurang lebih Rp.1 miliar.

"Khususnya di Kelurahan Blooto nilai pengerjaannya lebih besar dibandingkan kelurahan-kelurahan lain karena jenis pengerjaan bukan pemeliharaan melainkan pembangunan dan tenaga kerja kebanyakan dari warga sekitar," jelasnya.

Baca juga: Perwira TNI AU Takut Bukan Main Saksikan Pesawat Jatuh & Meledak di Depan Soekarno, Tewaskan 1 Pilot

Menurut dia, pembangunan drainase dan jalan paving seluas 1.284 meter dan 350 meter akan dapat menyerap tenaga kerja dari masyarakat setempat sebanyak 40 orang. Kemudian, penerima manfaat pembangunan drainase dan jalan paving dari program BPM Kotaku yaitu sebanyak 84 Kepala Keluarga (KK), 275 jiwa terdiri dari 135 laki-laki dan 140 perempuan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved