Breaking News:

Berita Madura

Bahan Koordinasi ke Pusat, Bupati Sampang Tinjau Lahan Pembangunan Jembatan di Sreseh

Bupati Sampang Slamet Junaidi bersama Wakil Bupati Sampang Abdullah Hidayat tinjau langsung lahan yang rencananya akan di bangun jembatan di Kecamatan

Penulis: Hanggara Syahputra | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM/Hanggara Pratama
Bupati dan Wakil Bupati Sampang saat meninjau lahan yang rencananya dibangun jembatan di Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang, Madura, Senin (30/8/2021). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hanggara Pratama

TRIBUNJATIM.COM, SAMPANG - Bupati Sampang Slamet Junaidi bersama Wakil Bupati Sampang Abdullah Hidayat tinjau langsung lahan yang rencananya akan di bangun jembatan di Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang, Madura, Senin (30/8/2021).

Pembangunan tersebut merupakan bagian mega proyek pembangunan Jalan yang sebelumnya dinamakan Serpang atau Sreseh Pangarengan, namun saat ini diganti Jalan Lingkar Selatan (JLS).

Tujuannya untuk membebaskan dua desa terisolir yakni, Desa Marparan dan Desa Disanah, kecamatan setempat.

Bupati Sampang, Slamet Junaidi mengatakan, bahwa survey ini dilakukan untuk dijadikan bahan koordinasi dengan pemerintah pusat, tepatnya Kementrian PUPR.

Mengingat, pembebasan lahan sudah dilakukan semua, sehingga tinggal pembangunan infrastrukturnya.

Adapun pembebasan lahan sudah dilakukan pada 2019 dan pelunasannya pada 2020.

"Dengan adanya jembatan ini, dua desa termasuk Kecamatan Sreseh bisa terintegrasi ke satu kecamatan lagi, yakni Kecamatan Pangarengan, Sampang," ujarnya.

Dirinya mengaku akan berusaha merealisasikan pembangunan jembatan tersebut mengingat sangat dibutuhkan oleh masyarakat setempat.

Terlebih berdampak besar pada jalannya perekonomian masyarakat di Desa Marparan dan Desa Disanah, maupun Kecamatan Sreseh.

"Nantinya ada lima jembatan yang akan dibangun dengan total anggaran kurang lebih 600 miliar," terang Slamet Junaidi.

Menurutnya, jumlah anggaran itu tidak sedikit sehingga, target realisasinya dapat ditentukan setelah melihat kemampuan APBN.

"Kami akan akan berkomunikasi dengan pemerintah pusat, mudah-mudahan tidak direcofusing" pungkasnya.

Untuk diketahui, peninjauan lahan didampingi langsung oleh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sampang.

Serta bersama Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sreseh.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved