Breaking News:

Berita Terpopuler

BERITA TERPOPULER JATIM: Oknum ASN Lamongan Penghina SBY - Dugaan Penyelewengan Bansos di Lumajang

Empat berita terpopuler Jatim hari ini, Senin (30/8/2021). Oknum ASN Lamongan penghina SBY hingga dugaan penyelewengan bansos di Lumajang.

Surya/Tony Hermawan
Menteri Sosial Tri Rismaharini saat menyelidiki dugaan penyelewengan dana bansos di Desa Sawaran Kulon, Kecamatan Kedungjajang, Lumajang, Sabtu (29/8/2021). 

TRIBUNJATIM.COM - Beragam berita menarik yang terjadi di wilayah Jawa Timur terangkum dalam berita terpopuler Jatim hari ini, Senin (30/8/2021).

Pada berita terpopuler Jatim hari ini dibuka dengan Inspektorat Kabupaten Lamongan memanggil oknum Aparatur Sipil Negara (ASN), FH yang dilaporkan melakukan pencemaran nama baik Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melalui unggahannya di media sosial.

Selanjutnya, Menteri Sosial Tri Rismaharini mengajak Bareskrim Polri mengambil peran mengusut dugaan penyelewengan Bansos PKH dan BPNT di Desa Sawaran Kulon, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang.

Mantan Wali Kota Surabaya itu mengidentifikasi masalah yang diadukan oleh semua penerima Program Keluarga Harapan (PKH).

Ingin tahu berita selengkapnya, berikut ini berita terpopuler Jatim hari ini, Senin (30/8/2021) yang dirangkum TribunJatim.com untuk Anda:

1. Dipanggil Inspektorat Atas Kasus Menghina SBY, Oknum ASN Lamongan Sulit Dicari dan Tidak Masuk Kerja

Wakil Ketua DPC Partai Demokrat, Sugeng Santoso didampingi tim pengacara saat melapor ke SPKT Polres Lamongan, Selasa (24/8/2021).
Wakil Ketua DPC Partai Demokrat, Sugeng Santoso didampingi tim pengacara saat melapor ke SPKT Polres Lamongan, Selasa (24/8/2021). (Surya/Hanif Manshuri)

Inspektorat Kabupaten Lamongan memanggil oknum Aparatur Sipil Negara (ASN), FH yang dilaporkan melakukan pencemaran nama baik Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melalui unggahannya di media sosial. 

FH, selain dilaporkan ke Polres juga ke Inspektorat Lamongan, karena status FH sebagai ASN.

Sayangnya, FH belum juga memenuhi panggilan Inspektorat, bahkan menurut pihak Inspektorat kini sulit dicari. Bahkan sudah lama tidak masuk kantor. 

Baca juga: Pemkab Banyuwangi Gratiskan Swab Antigen di Seluruh Puskesmas untuk Peserta Seleksi ASN

Baca juga: Peringati Hari Jadi Trenggalek Ke-827, Seluruh ASN Bagi Sembako ke Warga Kurang Mampu

Kepala Inspektorat Kabupaten Lamongan, Heri Pranoto mengatakan, pihaknya sudah berusaha memanggil oknum ASN tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved