Breaking News:

Sidang Pembunuhan Anak di Sumenep

Breaking News, Kawal Sidang Pembunuhan Anak, Masyarakat Ambunten Luruk Kantor PN Sumenep

Kurang lebih 100 warga laki-laki dan perempuan dari Desa Tambak Agung, Kecamatan Ambunten luruk di depan kantor Pengadilan Negeri Sumenep

Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Ali Hafidz
Masyarakat dari Kecamatan Ambunten luruk kantor PN Sumenep, Senin (30/8/2021). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNJATIM.COM, SUMENEP - Kurang lebih 100 warga laki-laki dan perempuan dari Desa Tambak Agung, Kecamatan Ambunten luruk di depan kantor Pengadilan Negeri Sumenep, Senin (30/8/2021) pukul 10.30 WIB.

Kedatangan warga ini untuk mengawal sidang ke-3 di PN Sumenep dalam kasus pembunuhan seorang bocah perempuan berusia 4 Tahun bernama Selfir Nur Indah Sari yang diduga kuat menjadi korban pembunuhan.

"Kami datang ke PN Sumenep untuk mengawal sidang ke-3 kasus pembunuhan anak dibawah umur," kata Koordinator massa, Ali Maksum saat ditanya TribunMadura.com.

Menurutnya, khawatir pelaku dalam kasus pembunuhan bocah perempuan ke dalam sumur tua itu tidak sesuai hukum yang berlaku.

"Maka kesempatan ini kami datang menuntut keadilan agar sipelaku dijerat hukuman yang maksimal," tambahnya.

Pantauan di lokasi, warga ini datang dengan tiga Pic Up dan tiba di simpang tiga Jalan KH Mansyur atau di depan kantor PN Sumenep.

Mereka membawa sejumlah poster bertulis "Adili pembunuh anak yatim dengan seadil-adilnya", "Kawal Kasus Indah Sampai Tuntas" tulisnya.

Sementara di lokasi ini, hingga pukul 11.00 WIB tidak ada pihak kepolisian yang menjaga keamanan dan aktivitas jalan.

Sebelumnya, bocah perempuan berusia 4 tahun yang sempat dikabarkan hilang ditemukan tewas di dalam sumur tua, Rabu siang (21/4/2021).

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved