Breaking News:

Berita Mojokerto

Polisi Tangkap 3 Pemuda Diduga Terlibat Pengeroyokan di Long Storage Mojokerto

Unit Reskrim Polsek Mojosari menangkap tiga orang pemuda diduga terlibat pengeroyokan yang berujung penganiayaan di Bendungan Long Storage Kalimati

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Samsul Arifin
Tribun Jatim Network
Aksi pengeroyokan oleh sekelompok pemuda di Bendungan Long Storage Kalimati, Desa Leminggir Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mohammad Romadoni

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Anggota Unit Reskrim Polsek Mojosari menangkap tiga orang pemuda diduga terlibat pengeroyokan yang berujung penganiayaan di Bendungan Long Storage Kalimati, Desa Leminggir Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

Kapolsek Mojosari, Kompol Heru Purwandi mengatakan pihaknya mengamankan tiga orang pemuda terduga pelaku penganiayaan yang menyebabkan dua korban yakni AND dan ENK warga Desa Sumokembangsri, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo mengalami luka-luka pada bagian kepala.

"Ketiga terduga pelaku sudah kita tangkap namun masih ada satu pelaku buron dan terkait kasus ini kini ditangani Satreskrim Polres Mojokerto," jelasnya, Senin (30/08/2021).

Heru menjelaskan pengeroyokan terjadi di Bendungan Long Storage Kalimati, Desa Leminggir Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto pada Minggu (29/08/2021) kemarin.

Saat itu, kedua korban AND dan ENK yang merupakan kakak beradik ini melintas di lokasi kejadian sekitar pukul 17.00 WIB.

Baca juga: Polisi Temukan Kendaraan Milik Korban Pembunuhan di Trowulan Mojokerto

Mereka berhenti disisi jalan hendak putar balik. Disaat bersamaan sekelompok pemuda bermotor nongkrong di lokasi tersebut.

Tiba-tiba seorang pemuda itu menghampiri kedua korban dan memukul secara berulang kali di bagian kepala.

"Jadi korban mengendarai motor hendak putar balik ada satu pemuda yang menghampiri langsung memukul akhirnya yang lain ikut memukul korban," ucap Heru.

Heru menyebut pemicu penganiayaan
sepele yakni diduga karena suara knalpot motor bising yang dikendarai korban. Selain itu, pelaku diduga dalam pengaruh  minuman keras kondisi mabuk.

"Dugaan sementara kemungkinan pelaku mabuk namun untuk memastikan itu masih dilakukan proses penyidikan," terangnya.

Ditambahkannya, seorang korban menderita luka  sobek di bagian kepala akibat penganiayaan tersebut. Adapun barang bukti diamankan yaitu baju korban yang tedapat bercak darah.

"Kami mengamankan barang bukti baju yang pakai korban ada bercak darah," pungkasnya.

Sebelumnya, aksi tawuran sekelompok pemuda yang sempat terekam kamera tersebut viral setelah videonya diunggah warganet di media sosial Facebook. 

Aksi sekelompok pemuda yang beramai-ramai mengeroyok korban itu patut disayangkan apalagi mereka menimbulkan kerumunan dalam situasi Pandemi Covid-19.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved