Breaking News:

Berita Malang

Satpol PP Kabupaten Malang Longgarkan Sanksi PPKM Dengan Pasang Banner Himbauan Prokes

Satpol PP Kabupaten Malang sedikit memberikan kelonggaran sanksi penegakan protokol kesehatan dalam masa PPKM yang baru saja diperpanjang

Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Samsul Arifin
Tribun Jatim Network
Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Malang, Firmando Hashiholan Matondang. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Erwin Wicaksono

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Satpol PP Kabupaten Malang sedikit memberikan kelonggaran sanksi penegakan protokol kesehatan dalam masa PPKM yang baru saja diperpanjang.

Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Malang, Firmando Hashiholan Matondang mengatakan, pihaknya lebih mengedepankan sosialisasi tentang protokol kesehatan ketimbang penindakan pelanggaran.

Sosialisasi tersebut akan diberikan dengan cara pemasangan banner secara menyeluruh di setiap wilayah.

Kendati demikian, sanksi pidana tetap berlaku misalkan ada kerumunan yang diakibatkan dari aktivitas masyarakat secara masif. Seperti orkes dangdutan dan semacamnya.

"Kami mendapatkan bantuan beberapa alat sosialisasi, seperti x-banner juga termasuk masker. Kemudian langsung kami sosialisasikan dan bagikan ke warung-warung, misalnya. Pemilik warung juga langsung kami ajak untuk menyosialisasikan kepada pengunjungnya. Kami kurangi penindakan karena merubah pola pikir dan budaya ini harus kita lakukan. Penindakan hanya untuk warning, tujuannya agar masyarakat mengingat," terang Firmando ketika dikonfirmasi.

Baca juga: Satpol PP Kabupaten Malang Sebut Masyarakat Makin Sadar Prokes

Kata Firmando, Pemerintah saat ini memilih berfokus pada  menggencarkan vaksinasi Covid-19.

"Arahnya akan lebih dikuatkan pada vaksinasi," sebut Firmando.

Kendati demikian, beberapa aturan terkait pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4 tetap dilakukan. Seperti halnya pembatasan yang diberikan untuk operasional bagi pelaku usaha makanan, warung atau restoran.

"Tetap aturan PPKM level 4. Seperti makan di tempat ya harus 30 menit," terangnya pria yang akrab disapa Mando itu.

Menurut analisa Mando, kesadaran masyarakat Kabupaten Malang dalam menerapkan protokol kesehatan sudah tinggi. Hal tersebut dilihat dari kebiasaan masyarakat dalam mengenakan masker.

"99 persen masyarakat sudah sadar dan mau untuk menggunakan masker. Karena apa, rata-rata yang kita temukan sudah menggunakan masker. Mungkin ada yang pakainya tidak benar. Itu yang saya rasa 1 persen," kata mantan Camat Pakis itu. 

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved